2'20
Cuna menghapus air matanya sambil kembali mengusap pelan air matanya sendiri, “But thanks, tadi itu kata-kata yang bagus.”
Putra memasang senyuman hiperbolis sambil menoleh menatap Citra dan Arta yang kini sedang masih memerhatikan mereka sambil berdiri, “Gila, keren banget kan aku?” ucapnya percaya diri.
“Kau tetap membuat gadis itu menangis,” balas Arta seakan melemparkan panah tajam ke dada Putra.
“Lagi pula kau hanya mencopas kata-kata yang pernah Arta ucapakan dulu,” ucap Citra menambahkan panah lain ke dada Putra.
Hot Chapters