Sang Penguasa
Fugaku tersenyum keji, ia tiba-tiba menaikkan kakinya, menendang kearah perutnya.
"DUGH!" Hanya mendengar sebuah suara keras, ayah Shandy sudah terbaring dilantai.
Fugaku perlahan menarik kembali kakinya, berkata dengan datar, "Ups, aku juga tidak sengaja."
Setelah itu, keadaan ruangan menjadi hening, hanya terdengar detik jam berbunyi. Semua orang membelalakan mata, menatap ekspresi Fugaku yang dingin, ketakutan hingga tak berani berbicara. Ayah Shandy setidaknya juga setinggi 185 cm, berdiri saja sudah memiliki kekuatan yang besar, malah ditendang begitu jauh oleh Fugaku seperti sedang menendang bola.
Bab Populer