Pembantu Cantiknya Tuan Muda
Khanza pun bergegas pergi dari kamar Kanaya.
Kanaya ambruk di atas lantai dan menangis tergugu setelah Khanza hilang di balik pintu. Ia menyesal, kenapa baru menyadari sudah berteman dengan ular berbisa seperti Lita, setelah semuanya terlambat. Padahal Kanaya sudah menganggap Lita sebagai sahabatnya sendiri. Bahkan, Kanaya selalu membantu Lita setiap Lita mengalami kesulitan dalam masalah keuangan dan mengerjakan tugas kuliahnya. Kanaya menyesal tidak pernah menghiraukan nasehat Rindu supaya membatasi pergaulannya dengan Lita. Kenapa Rindu lebih peka dan cerdas dalam menilai seseorang, padahal Rindu adalah anak pesantren, sedangkan Kanaya anak kota.