Kutukan Putri Pulau Cinta
Dengan Min Ho, yang ia rasakan cuma detak biasa, dingin, abadi.
Dia buka mata, tatapannya turun ke paha kirinya yang tersembunyi di balik gaun. Dengan gerakan pelan, dia angkat sedikit kain sutra itu, nunjukin tato naga emas yang melingkar indah dari pinggul sampe pertengahan paha. Naga itu diam, sisik-sisik emasnya nggak berpendar sama sekali. Nggak ada cahaya samar, nggak ada getar hangat seperti yang pernah diceritain dalam legenda kutukan.
“Masih bukan…” gumam Hanna pelan, suaranya hampir hilang ditelan angin laut.
Bab Populer