Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Jari Lunara mengepal erat pada plastik pembungkus makanan. Saat pintu mobil dibuka, kedua anak itu sudah duduk di kursi pengaman masing-masing. Tidak ada tempat kosong di kursi belakang. Yang tersisa hanya kursi penumpang depan. Kayden berkata santai, "Satu kursi lagi itu bekas kursi Rupert waktu kecil." Kalau sampai bertanya dia harus duduk di mana, justru akan terdengar dibuat-buat.
9.8546.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 15.3K Beses bilang kursi payung
Ipakita ang mga Review (69)
Read
+Library
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Basahin ang Lahat ng Review
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

-o0o- TAMAN Perguruan Merpati Wingit dibangun dengan berbagai keindahan, kenyamanan, dan keanehan. Selain air mancur yang muncrat ke atas tapi tak pernah kembali ke kolamnya, juga terdapat sebuah ayunan bertiang gawang. Ayunan itu mempunyai kursi tempat duduk untuk dua orang dengan punggung kursi terbuat dari bahan kayu berukir yang mempunyai bantalan empuk. Ayunan itu mempunyai atap tak terlalu lebar. Yang menjadi keanehan dari ayunan tersebut adalah tempat duduk itu tidak mempunyai tali atau besi pengait. Kursi itu bagaikan mengambang di udara, tapi bisa diayunkan maju mundur.
1031.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 838 Beses bilang kursi payung
Read
+Library
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Entah, deh. Selain tapestri dan lukisan kepahlawanan yang terpajang di sana-sini, aku cuma ngelihat pajangan aneh menyerupai prisma—atau kerucut, ya? Karena alih-alih mendatar, bagian bawahnya justru menggelembung menyerupai lingkaran—kayu. Tertempel kokoh pada bagian yang paling jelas dilihat begitu masuk. Ada meja dari mahoni berarna karamel panjang yang bisa diisi higga delapan kursi yang saling berhadap-hadapan.
6.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 178 Beses bilang kursi payung
Read
+Library
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Wadungsarpa dan ketiga pembantu setia membalas dengan cara menunduk hormat pula. ”Silakan duduk, Sanggariwut!” kata Wadungsarpa. ”Sudah lama kamu kutunggu-tunggu....” Sanggariwut duduk di kursi bersama mereka. Kini kelima orang itu telah duduk di kursi masing-masing. Kursi yang mereka duduki terbuat dari kayu jati yang diukir dengan bagus. Ada nuansa mewah dan megah melekat pada kursi-kursi jati terukir yang diduduki kelima orang tersebut. Ada meja bundar kecil di depan mereka.
1012.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 460 Beses bilang kursi payung
Read
+Library
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

tanyaku mengikuti Freza yang mendorong kursi rodanya ke arah lemari. Freza tampak mengeluarkan pakaiannya, tetapi handuknya sendiri tergantung di atas tak bisa dia gapai. Aku berdecak kesal melihatnya, Freza masih sombong tak mau meminta pertolongan pada orang lain. "Minggir, biar gue yang ambil," ucapku mendorong kursi roda Freza ke tepian. Agar tidak menghalangiku mengambilkan handuk yang tergantung di atas.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 113 Beses bilang kursi payung
Read
+Library
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Harvey kemudian menunjuk kursi dan meja kopi yang hancur di tanah. “Satu kursi berharga masing-masing lima belas juta dolar. Sebuah meja kopi harganya masing-masing tiga puluh juta.” “Aku tidak mau repot menghitung satu per satu, jadi anggap saja semuanya seratus lima puluh juta dolar.” “Kau baru bisa pergi setelah membayar!” "Jika tidak, kau bisa duduk di sini sampai mati."
9.139.5M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1M Beses bilang kursi payung
Ipakita ang mga Review (17438)
Read
+Library
Weneedta
Hai... Jika berkenan mampir ke cerita aku yuk >>> "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Zizizaq
Bagus thor, aku suka karyamu. Tapi nggak sanggup baca sampai akhir, yang penting udah tau alurnya. Baca juga karya Zizizaq! 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. nikah kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4 Cinta setelah dendam
Basahin ang Lahat ng Review
Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Mereka duduk di kursi berbahan Rosewood yang disediakan di sisi kanan dan kiri. Sedangkan, Jin Guang berada di kursi utama kokoh berbahan kayu Cendana yang sedikit tinggi dari para tamunya. Sehingga ia bisa memandangnya keseluruhan yang ada di depannya lebih jelas tertangkap oleh mata. Seperti saat ini, dia hanya menyimak celotehan dengan sorot mata yang jernih, menatap mereka secara bergantian siapa yang berbicara. Pria paruh baya berbadan gempal itu menyunggingkan sudut bibirnya bersamaan dengan kumisnya juga.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang kursi payung
Read
+Library
Rahasia Sang Kuda Hitam

Rahasia Sang Kuda Hitam

Di tengah aula terdapat sebuah lingkaran besar. Di sekeliling lingkaran itu berdiri sepuluh singgasana raksasa. Kosong. Namun masing-masing memancarkan aura yang berbeda. "Itu..." Ayla tidak mampu menyelesaikan kalimatnya. "Itulah Kursi Para Pilar." jawab Kuda Hitam. "Dulu..." "Sepuluh Penjaga Pilar berkumpul di tempat ini." "Mereka mengambil keputusan yang menentukan nasib dunia."
587 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang kursi payung
Read
+Library
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Terdapat papan plang bertuliskan Partner Akira Hangga Aryanto tertempel di pintu kayu saat Giselle mengayunkan gagang pintu dan masuk ke dalamnya. Akira sudah duduk di sofa hitam kulit dan sedang mengecek sesuatu di iPad berwarna abu-abu miliknya seraya sesekali membuka lembaran kertas yang terserak di atas meja kaca. “Hei Giselle, tolong ke sini sebentar,” ujar Akira tanpa menoleh ke arah Giselle. Giselle menghela napasnya dan menutup pintu kantor tersebut.
1029.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang kursi payung
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status