Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Mereka melihat dua buah kursi kosong yang berada di sayap kanan baris kedua. “Kita duduk disana.” ajak Zeni sembari menggandeng tangan Lintang. “Oke.” Lintang segera menyeimbangkan langkah kakinya dengan Zeni. “Aku melihat sudah mulai berdatangan beberapa panitia, kursi juga mulai terlihat penuh dan sudah mulai diduduki.” kata Zeni seraya membenarkan posisi duduknya dengan nyaman.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

“Silakan duduk, Mi,” ucap Kaisar seraya menarik kursi untuk sang ibu, Sekar. Makan malam kali ini terdapat tiga kursi kosong. Milik Radja, Sultan, dan juga Djiwa. Hal itu menarik perhatian Sekar untuk bertanya. “Ke mana pemilik kursi itu?” Sekar menatap Inggrit, Fairish, dan juga Kaisar secara bergantian.
9.82.4M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 55.4K Beses bilang kursi bos
Ipakita ang mga Review (145)
Read
+Library
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Honey Box
Hai kak, ini novel pertama kamu yg aku baca. Aku suka banget!! Awalnya aku ragu ketika baca judulnya, tapi setelah baca beberapa bab aku malah ketagihan. Plot twist nya banyak ya kak, udah gitu penggunaan kalimat dan dialognya oke banget.. Aku bela²in beli koin kak ...
Basahin ang Lahat ng Review
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Hanya satu kursi yang dibiarkan kosong karena memang khusus disediakan untuk Mahaguru Ummi Ayu. Diantara semua perguruan, hanya Perguruan Panah Dewa yang terlihat sibuk kasak kusuk sendiri. “Bagaimana?” tanya Dewa Panah. “Veninur tidak ada dikamarnya ketua” “Dimana anak itu?”
9.5243.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 9.5K Beses bilang kursi bos
Ipakita ang mga Review (65)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Basahin ang Lahat ng Review
Ketua Geng VS Mantan Musuh

Ketua Geng VS Mantan Musuh

“Apa nggak ada kursi yang kosong?” Seolah mendengar perintah tak terucap, dalam hitungan detik, kursi yang tadinya penuh langsung kosong. Para siswa yang tadinya duduk di sana buru-buru bangkit, membawa makanan mereka sambil menunduk, tak berani memprotes. Mereka menyingkir begitu cepat, seakan takut berada di jalur Alexa lebih lama dari yang diperlukan.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Bos Killer itu Pacar Rahasiaku

Bos Killer itu Pacar Rahasiaku

“Pakai itu.” Rania tercengang melihat kursi yang ditunjuk oleh bosnya. Bagaimana tidak? Reynald menunjuk kursi kantor di ruangannya dengan model kursi yang hampir sama seperti yang sedang dia pakai. Bedanya kursi yang diduduki Reynald lebih tinggi bagian badannya dan terlihat lebih mahal, sedangkan kursi yang ditunjuk Reynald justru cenderung pendek dan terlihat seperti kursi kantor pada umumnya. Namun, meskipun begitu kedua kursi itu memiliki fungsi yang sama, dan dua-duanya sama-sama bisa berputar. “Lah itu kursi muter-muter, masa iya aku naikin? Kalau nanti aku jatuh gimana?” batin Rania cemas.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 83 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

Gubernur Wei berkata sambil menunjuk kursi kosong di hadapan mereka. Wilson Xia memperhatikan ada sebuah kursi yang memang kosong dari tadi. Dia tidak menyangka kursi ini ternyata di sediakan untuknya. Diapun tidak bersikap sopan lalu duduk dengan tenang, matanya mengamati kelima sosok di hadapannya dengan seksama. Suasana aula terasa formal namun tidak menegangkan.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Selingkuhan Suamiku Pacar Anakku

Selingkuhan Suamiku Pacar Anakku

Nara dan mereka saling berbisik. Tak lama Ghea pun muncul didalam kelasnya dan cukup kaget saat kursi tidak ada. Ia menoleh mencari kesana-kemari tetap tidak ada kursinya, hanya punya dirinya saja yang kosong. "Loh kursiku mana ya?" tanya Ghea bingung.
16.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 643 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

Lalu duduk seorang wanita dengan sorot mata yang tajam dan postur tubuh yang tegap pada satu-satunya kursi yang ada di sisi utara meja. Hiks… terasa seperti dikucilkan banget aku ini… pikir Rosa setiap kali menengok ke arah kursi sebelah kiri dan kanannya. Di depannya adalah Tiga dan dua kursi di samping kirinya ialah Barrelth. “Ekhem. Hari ini nyonya bos lagi ga bisa ikut rapat, jadi…. yok kita maen game dulu!” teriak wanita yang mengenakan jas tersebut.
3.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Bagas menunjuk kursi yang di tengah. "Lho kenapa saya duduk di tengah begini? Saya duduk di ujung sana saja." Bu Ningsih risih karena diberi tempat duduk khusus seperti tuan rumah. "Tidak apa-apa, Bu. Kursi itu memang saya siapkan khusus untuk Ibu," ucap Bagas kalem. "Saya duduk di kanan atau kiri ya?" Bu Ningsih bingung. Karena ada sisa dua kursi yang masih kosong.
1043.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 919 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

“Biarkan saja. Aku hanya ingin memastikan istriku duduk dengan nyaman.” “Kamu gombal! Sudah, pergi sana ke mejamu!” Meski tidak rela berjauhan dengan Claire, Reagan tetap menurut. Apalagi ketika dia melihat bayangan dosen sudah muncul di ambang pintu. Semua penghuni kelas mendadak hening. “Hai, Reagan! Kamu masih mengingatku?” Kali ini Reagan tidak duduk di kursi paling ujung dekat dinding. Semua posisi itu sudah penuh. Hanya tersisa satu kursi bersebelahan dengan orang yang memanggil namanya barusan.
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 349 Beses bilang kursi bos
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status