Suami Perkasa
Ia mengangkat cangkir, menyeruput perlahan, mencoba menciptakan ilusi kekuatan.
Pintu berbunyi ketika Naomi masuk. Gaun hitam sederhana membalut tubuhnya, rambut hitam panjang tergerai rapi, dan bibir merahnya membentuk senyum tipis yang sulit diartikan. Ia berjalan anggun menuju meja Sukma, duduk tanpa diminta. Kaki disilangkan, tatapan lurus ke arah lawan bicaranya.
"Kukira kau akan Kabur," ucap Naomi.