Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hello My King

Hello My King

Levi kehilangan kendali atas dirinya sendiri dan dia melakukan hal sejenis ini untuk melampiaskan perasaan yang tak lagi mampu di jelaskan dengan tutur bahasa. Tubuh mereka bergerak saling menyesuaikan bagaimana Levi mencium Stacy, ciuman yang sama sekali tidak mencerminkan sebuah romansa manis yang menggebu. Melainkan sebuah ciuman yang penuh akan rasa pelampiasan, terkesan kasar dan memagut untuk mendapatkan kepuasan. Mereka memejamkan mata, mencoba menikmati apa yang keduanya sedang lakukan. Stacy telah menyerah pada Levi kala tangannya meremasnya pakaian Levi sekuat tenaga.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as lascivious
Read
+Library
Little Seducer

Little Seducer

Dia memang tengah berlutut di hadapan Griffin, namun tatapan tajamnya sudah mampu membuat Griffin bergidik ngeri. "Hahaha...apa yang bisa kau lakukan, Edward Quin? Sekarang saja kau sedang jadi pesakitan atas kebodohanmu sendiri. Ketika aku memperkosa si pelacur Rosie, aku akan pastikan merekamnya, jadi aku bisa menunjukkannya padamu supaya kau dengar desahan si jalang-"
9.814.3K viewsCompletedAdded to Library 414 Times as lascivious
Read
+Library
SEXY PARIS

SEXY PARIS

Bibir Paris kembali terbuka tanpa bisa mengucapkan kalimat apa pun mendengar ucapan Samuel yang sangat vulgar, bukan hanya sangat vulgar tetapi pria itu mengucapkannya seolah ia tidak pernah mencurangi diri Paris dengan cara menyamar menjadi pria bayaran. "Cantik, kau bukan korban pelecehan seksual, Sayang. Tadi malam kita melakukannya dengan sangat berkesan dan kau tidak terpaksa. Aku harap, aku memiliki kesempatan lagi untuk lakukan itu denganmu," kata Samuel sambil ujung jemarinya membelai wajah Paris, menyingkirkan beberapa anak rambut yang nakal tergerai dekat telinga Paris dengan gerakan lembut. "Lepaskan aku...!" pinta Paris lagi.
9.31.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as lascivious
Read
+Library
Hasrat Terlarang Sang Ipar

Hasrat Terlarang Sang Ipar

Aku yang membelakangi mereka, sekarang mencoba membalikan badanku dan melihat apa yang mereka lakukan. Aku melihat mereka masih memakai baju tapi sudah tak memakai celana lagi. Mbak Lara dibuat mengangkang dan menerima setiap sodokan dari mas Dika. Aku dengn jelas melihat bokong mas Dika yang seksi itu. Walau senjata mas Dika tidak aku lihat karena terhalang pahanya mbak Lara. Tapi aku bisa membayangkan betapa besarnya senjata mas Dika menusuk lubang milik mbak Lara. Bibir mereka saling bertautan, mereka berciuman sambil bergenjotan. Sehingga tercipta suara - suara yang aku sangat hafal sekali. Suara rintihan mbak Lara menyatu dengan suara yang dibuat oleh sodokan barang mas Dika dan lubang
1095.7K viewsOngoingAdded to Library 3.1K Times as lascivious
Read
+Library
Gairah Liar Playboy Tajir

Gairah Liar Playboy Tajir

Bibirnya menelusuri leher jenjang mulus dengan aroma parfum vanila. Layla mendesah liar terbakar birahi, tubuhnya menggelinjang kegelian, kepalanya menengadah dengan mata merem melek. Dia suka pria yang tahu bagaimana cara memuaskan wanita. "Belvin, ayo masukin punyamu ke pussy milikku ... aku sudah basahhh!" ucap Layla tanpa malu.
10258.1K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as lascivious
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

Kenapa masih bertanya juga? Naya berdiri. Kedua bola matanya menatap Rio seraya memicing. "L.a.m.a b.a.n.g.e.t!" Sengaja Naya menekan setiap huruf dalam pelafalannya. Gadis itu berlalu. Gerakannya yang cepat itu membuat rambut panjang yang tergerai indah berwarna hitam legam dengan bentuk keriting gantung itu teribaskan selaras dengan gerakannya.
102.8K viewsOn holdAdded to Library 73 Times as lascivious
Read
+Library
Hasrat Terlarang Sang Detektif

Hasrat Terlarang Sang Detektif

Suaranya kini lebih rendah, lebih dalam, selagi flogger itu menari lebih cepat, menciptakan irama yang menyiksa sekaligus menghanyutkan. "Milikmu… Sir… Ahhh…" desah Tara parau. Suaranya pecah, tenggelam di antara rasa menyengat mulai menjalar ke area sensitifnya. "Lebih keras," geram Greg tanpa menghentikan ayunan floggernya. "Aku milikmu!” Suara Tara meninggi, bercampur dengan tangisan pelepasan yang terpendam.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as lascivious
Show Reviews (38)
Read
+Library
Luthfiyya
Wow!! Ceritanya baguss bangeet. bnyak teka-tekinya yg beneran bikin mikir bareng. Ceritanya lumayan berat, tp ini nih yg jdi bikin penasaran. Alurnya juga ga pasaran, jdi pertama baca langsung ketagihan ......
muiz
Racikan ceritany gud, pembaca tuh diajak ikut tertarik dua arah. Antara profesionalitas vs perasaan. Kebawa mas Greg ngejar kebenaran atau terlena urusan hati wkwk. Dialognya bagus, ada dinginnya profesional tapi ada hangatnya cinta yang dipaksa tertahan. bikin baper tapi gak norak🫶...
Read All Reviews
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

Devan dengan gencar mengocok liar liang intim Amina sampai wanita itu merem melek dibuatnya. "Mami basah banget Mi, ouh, Mi, seksi sekali, ouuh Mami sayang!" Devan ikut meracau keenakan, pria itu meremas-remas bukit kembar Amina sesekali menghisapnya kuat-kuat. Amina menggeliat nikmat. Wanita itu tidak tahan lagi, cairan Amina tumpah mengotori lantai di bawah kaki mereka berdua.
1030.1K viewsOngoingAdded to Library 993 Times as lascivious
Read
+Library
Belenggu Cinta Sang Billionaire

Belenggu Cinta Sang Billionaire

Melumat kasar bibir wanita itu sambil berbisik, “Kamu ingin kasar atau lembut? Aku bisa memuaskanmu lebih dari suamimu.” Livia tersenyum. Dia mendekatkan bibirnya ke telinga Liam dan membalas, “Aku sedang bosan dengan lembut. Puaskan aku. Tunjukan kalau kamu memang lebih dari suamiku.” Liam menyeringai. Dia langsung mendorong tubuh Livia terbaring di atas hamparan ranjang luas. “As your wish. I'll fuck you roughly, Honey.”
1044.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as lascivious
Read
+Library
Love and Lust

Love and Lust

“Erina, aku tahu aku salah. Tapi sungguh, perempuan itu yang sudah menggodaku. Sekarang, aku sudah tidak ada hubungan apa-apa dengan perempuan itu.” Erina tidak mau mengambil risiko. Ia mengambil keputusan dengan berkata “Kita putus saja.” Tapi, Gio seakan meracuni Erina dengan omongan-omongannya yang menyudutkan Erina. “Kamu itu nggak bisa pergi gitu aja dari aku, Er. Kamu tahu kan, kamu sudah tidak perawan?” Perkataan Gio sangat melekat dan meninggalkan goresan luka di hati Erina. Gio tega sekali berbicara seperti itu pada wanita yang sudah ia tiduri itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as lascivious
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status