Biarlah Kita Berakhir di Sini
Kemudian, dengan gemetar, dia mengambil ponsel milik Lea.
Dia menelpon nomor Aaron.
Begitu sambungan terhubung, suara dingin terdengar dari ujung telepon. "Lea, aku menyuruhmu beli mi pangsit. Kenapa belum kembali juga?"
Berg menggenggam tangannya lebih erat. "Ini aku, Berg."
Orang di seberang telepon terdiam sejenak. Beberapa detik kemudian, Aaron berkata dengan suara rendah, "Kenapa kamu memegang ponselnya?"