Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pemilik Hati Tuan Mafia

Pemilik Hati Tuan Mafia

Musik kembali dinyalakan dan bunga kembali berjalan, Sagio keluar dari lingkaran karna ia tak mau ikut lagi. Ia mendengar beberapa orang membicarakannya, dan itu cukup melukai perasaannya. Kali ini, sedikit lama dan saat buket bunga di tangan Dahlia musik berhenti. Pelayan memberikan microphone kepada Dahlia. “Dahlia, truth or dare?” tanya Khaira. Dahlia berpikir sejenak, “Truth!” lugasnya. “Bagaimana jika orang yang kau cintai, mencintai sahabatmu sendiri?” tanya Khaira
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

TRAGEDI CINTA BUNGA Penulis : David Khanz Bagian : 7 Episode : Perang Dingin “Ada apa dengan Ayah saya, Kang?” tanya Bunga tidak sabar dengan sikap Dillah yang tampak ragu untuk menjawab pertanyaannya tadi. Karena hal itu pula, gadis tersebut nekat hendak ikut masuk ke dalam kamar. Dillah berusaha menahan dan menghalang-halangi, lalu berseru, “Jangan dulu masuk, Neng! Biarkan Juragan beristirahat untuk sementara waktu!”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Sebelum kami menikah, Renaldo berjanji akan memberiku kebun mawar, tetapi dia begitu sibuk bekerja, jadi aku pun tidak mengungkitnya. Pantas saja dia tiba-tiba menyiapkan kebun mawar, ternyata ada yang menyukainya. Aku pun memesan mobil dan pergi ke perkebunan itu. Tidak jauh dari sana, di depan kebun mawar, Renaldo berdiri membelakangiku, Pamela di depannya. “Jika Angelina tidak mandul, aku tidak akan menghubungimu. Dialah batasanku, kamu tidak boleh muncul di hadapannya lagi.”
24.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

Wanita itu masih setengah telanjang, mengikuti dari belakang, memeluknya lagi sebentar. Setelah itu, Alfan langsung menuju Vila Macan. Sesampainya di sana, Dahlia sudah menunggunya di pintu. Hari ini dia mengenakan gaun panjang berwarna merah muda. Pipinya kemerahan. Begitu melihat Alfan, dia berlari menghampirinya. "Kak, si Dylan itu benar-benar cari mati. Berani-beraninya minta Ayah Angkat untuk menghajarmu."
9.9324.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai lirik bunga dahlia
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Dandelion

Dandelion

Zian lalu ingat dandelion yang ada di rumah sakit waktu itu. "Jangan-jangan kamu gadis yang selalu membawakanku bunga dandelion?" tanya Zian. "Iya, itu adalah bunga dandelion, sedangkan yang putih ini adalah benih dandelion " kata gadis itu lagi. Zian masih menatap benih dandelion yang berterbangan di angkasa lepas. Gadis itu kemudian berkata, "Apa kamu tidak mengingat tempat ini? apa kamu tidak ingat padaku?" kata gadis itu.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Terjebak Trauma Sang Duda

Terjebak Trauma Sang Duda

Memperhatikan ketidakberdayaan wanita itu, membuatku ingin mengutuk pria yang tega menghamili seorang gadis, tapi tidak berniat untuk bertanggung jawab. Wajah Baeck tampak cemas, mungkin nyaris sama dengan ekspresiku. Perlahan, jemari ini membuka baju bagian atas Dalena—sebatas perut, kemudian membaluri minyak hangat di sana. Mengingat lampau, bibirku tergigit hingga anyir menguasainya. "Dalena ingin makan apa? Coba beritahu kami." Baeck mengusap dahi Dalena yang penuh dengan keringat.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Ini lembah yang sama tapi aku merasa berada di tempat yang berbeda. "Bunga ini bernama Bunga Edelweiss, bunga yang melambangkan keabadian," ucap pria di depanku ini dengan lembut dan tersenyum manis. Tangannya memberikan setangkai Bunga Edelweiss itu kepadaku, aku mengangkat tanganku untuk menerimanya sebelum akhirnya aku tersadar bahwa yang memberikan bunga itu adalah Lingga. "Azalea, kenapa kamu melamun? Ini namanya Bunga Edelweiss... " ucap Lingga belum selesai namun sudah kepotong.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Dia terus meminta hadiah dariku. Aku tertawa pelan sambil memamerkan cincin di tangan kananku. Cincin berlian tampak berkilauan di bawah sinar lampu. “Aku sudah jadi milikmu, apa lagi yang mau kamu minta?” Dia meringkuk dan mengusapkan kepalanya di badanku. “Aku lapar ... sayang ....” Rambutnya membuatku geli. Aku pun terpaksa memberikan kecupan ringan di pipinya.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Aku menemani Marissa dan meletakkan karangan bunga di sebuah batu nisan yang berukir nama Rangga. Ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan kematian, dan beberapa hal yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi, aku menatap Marissa dengan lembut. "Aku hanya berharap putriku aman dan bahagia."
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Perempuan yang Merengkuh Tabah

Perempuan yang Merengkuh Tabah

Bunga melirik gadis yang begitu meremehkannya dengan senyum yang tidak dibuat-buat, dari bet nama yang dipakainya, ia bernama Dahlia. "Terima kasih atas pujiannya Kak Dahlia...!" Kata Bunga jujur sambil memandang Dahlia yang langssung melengos. "Maaf saya ada kuliah sebentar lagi. Saya permisi," ujar Bunga mencoba melewati dua gadis yang menghadang di depan pintu dan langsung mengunci pintu saat tahu Bunga mencoba buat kabur dari kurungan mereka. Bunga mundur dua langkah dan dengan perlahan berbalik melihat Margaret yang sedang tertawa mengejek melihatnya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai lirik bunga dahlia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status