Putri yang Tak Diharapkan
Aku perlahan duduk, merasakan kekuatan kembali ke tubuhku.
"Ibu." Suaraku tenang dan tegas. "Mulai hari ini, Adriana Mahendra sudah mati."
"Aku adalah putrimu."
Begitu kata itu keluar dari bibirku, aku merasakan kebebasan yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
Gadis yang merendahkan diri demi keluarga, wanita yang diracuni, putri yang dikhianati orang-orang terkasih. Dia sudah mati.
인기 회차