Diamku Menghancurkanmu Mas!
Entahlah, ada kesedihan yang terpancar dari matanya, walau bibirnya tersenyum padaku.
"Ayo Laura dan temannya, kita makan bersama," ucap Mama padaku.
"Iya, Ma. Duluan saja, Laura ada yang mau dibicarain dulu sama Tiara," ucapku. Setelah menatap mata Mama sebentar, aku bergegas memalingkan wajah pada Tiara.
"Ya sudah, nanti nyusul ya," ucap Mama. Aku mengangguk cepat.
****
Setelah beberapa menit kepergian Mama, membuat aku dan Tiara sama terdiam hening dalam pikiran masing-masing.
Sikat na Kabanata