SELALU SALAH
Tapi, Mama mengajarkanku yang lebih baik.
"Adit, Papa, ayo kita sarapan!" seru Mama setengah berteriak.
"Wah, pecel spesial nih," Papa mengambil kursi.
"Harus spesial dong, Pa. Hari ini kan spesial, karena akhirnya Mama mempunyai anak perempuan," ucap Mama seraya merangkulku.
"Lihat Pa, sejak ada Reina, Mama sudah menganggp Adit sebagai anak tiri," Mas Adit pura-pura merajuk.
Hot Chapters