Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda
Lily berusaha bicara dengan napas terengah, air mata mulai mengalir di sudut matanya yang cekung.
"Bawa dia lari... Aaron... Aaron bukan penyelamatnya..."
Perawat itu mengerutkan kening, bingung dengan igauan pasiennya.
"Siapa Aaron, Nyonya? Anda aman di sini."
Lily menggelengkan kepalanya dengan lemah namun penuh penekanan, matanya menatap langit-langit seolah melihat bayangan masa lalu yang mengerikan.
"Dia tidak mencintainya..." bisik Lily dengan napas yang semakin memburu.