Pemulung Konglomerat 2
***
Pukul Delapan, keesokkan harinya,
Tap … tap … tap …
“Nenek, aku menggambar bangunan yang masih dalam proses pembuatan, loh! Nenek mau …, eh!?”
‘Terima kasih sudah repot-repot kesini ya. Meskipun bukan si Faena langsung yang mengantarkan, tapi tetap saja … yang penting, dia masih mengingat Putra-nya,’
‘Oh iya, Nyonya, Lily dimana ya?’
‘Lily sedang bersekolah,’
‘Loh, kenapa Alan tidak bersekolah juga?’
‘Harusnya dia bersekolah hari ini, tapi … uhuk – uhuk! Ah, katanya dia masih mengantuk dan pengin belajar di rumah saja,’
Hot Chapters