Dilangkahi Adik
Membuat Alia dan Lira terlihat sangat ketakutan.
"Maafin aku, Ndah."
"Maafin aku juga, Mbak."
Aku kehabisan kata-kata untuk memaki dua orang yang terlihat mengharap belas kasihan kali ini.
"Udah, nggak perlu banyak drama, cepat, kalian ceritakan bagaimana semua bisa terjadi," sergah Resti tak sabar.
"Sebenarnya aku yang salah, Mbak." Lira berbicara terlebih dahulu. Membuat dadaku kembali rasa terhimpit. Bagaimana tidak, bukankah dia otak di balik semuanya?
Bab Populer