Cinta Ini Tak Lagi Punya Kesempatan
Namun saat ia berdiri di depan Yesa, pria itu justru menatapnya dengan serius dan berkata, “Nona Maria, Ibu sudah menceritakan semuanya. Aku bisa bangun kembali karena keberuntungan yang kamu bawa.”
Yesa berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada mantap, “Meskipun aku baru saja tersadar, kemampuanku tidak hilang. Hanya masalah waktu sebelum aku kembali memimpin perusahaan Keluarga Satria. Aku bisa menjamin satu hal, di Keluarga Satria, tidak akan ada yang berani memperlakukanmu dengan semena-mena. Apa pun yang ingin kamu lakukan, lakukan saja. Tidak ada yang akan menghalangimu.”
“Memang, ini tidak belandaskan perasaan apa pun. Tapi kalau kamu bersedia, kita bisa menikah dulu, lalu perlah
Sikat na Kabanata