Cinta Di Ujung Senja
Sedangkan Allaric masih terlelap dalam tidurnya.
"Tuan.... Tuan...." Kirana coba untuk membangunkan Allaric.
Allaric mengernyitkan matanya, kemudian tersenyum pada Kirana.
"Selamat pagi, Sayang," ucap Allaric tersenyum.
Kirana membulatkan matanya, saat ia mendengar Allaric menyebutnya Sayang.
"Tuan, apa yang terjadi?" tanya Kirana.
"Apa kamu lupa?" Allaric membelai lembut wajah Kirana.