Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Setelah puas menari heboh, semua orang turun kecuali aku yang menahan Senja untuk tetap berada diatas panggung. Aku membisikkan sesuatu ke pemain keyboard, dan dia langsung mengangguk. Lalu penyanyinya memberikan dua mic, satu untukku dan satu lagi untuk Senja. "Ayo kita berikan hadiah terindah untuk Kak Cepi dan Bang Fikri," bisikku. Senja terlihat bingung, tapi dia tetap menerima mic yang aku berikan. "Kita nyanyikan lagu Rey Mbayang dan Dinda Hauw, yang judulnya Kuyakin Bahagia. Kita sering menyanyikan itu sebelum tidur, jadi kamu hafalkan?"
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder

Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder

"Senja tak pernah ingkar, dia pasti akan datang di waktu yang sama di hari berikutnya." Dahiku berkerut, "maksudnya?" Bastian memutar bahuku menghadapnya. "Aku ingin seperti senja untukmu. Meski terlambat, tetapi akan selalu ada. Sederhana, namun indah." Aku menggeleng dan meletakkan kedua telapak tanganku di dadanya. "Bagiku kau laksana mentari pagi, hadirmu menghalau gelap, cahayamu hangat membuatku bersemangat menjalani hari."
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Wanita Simpanan Suami Orang

Wanita Simpanan Suami Orang

Senja yang kelelahan akhirnya tertidur tanpa sadar. Pagi-pagi sekali Senja mencari ponselnya hanya untuk menemukan pesan dari Adit. Namun, sekali lagi tak ada apa-apa di sana. Senja mulai risau. “Jangan-jangan semua sudah berakhir?” tanyanya. Senja menggeleng. Berusaha untuk tidak terlalu memikirkan hal itu. Pagi ini dirinya harus kembali bekerja di rumah makan. Sementara itu, Adit baru saja terbangun dari tidurnya pagi ini setelah semalam Nayra merayunya untuk bercinta.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Lagu Melayu lawas menemaniku sepanjang pagi hingga nanti aku ke Lolita siang hari. Lagu Eddy Silitonga berjudul Ambang Sore, bergema di udara. Mulutku bernyanyi mengikuti suara merdu penyanyi aslinya. Anganku melayang ke kampung halaman yang sudah tiga puluh tahun aku tinggalkan. Pun mendengarkan lagu ini selalu membuatku merindukan Fahmi. Apa kabar lelaki itu? Masihkah dia ingat padaku? Setelah semua luka yang aku gores di hatinya? “Tiap sore, kunantikan, di simpang tiga titian. Dengan debar pengharapan, namun dikau tiada datang.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Ia tidak lagi mengukur hari dari seberapa banyak yang ia selesaikan, melainkan dari seberapa utuh ia hadir di dalamnya. Suatu pagi, Anggi terbangun lebih awal dari biasanya. Rumah masih sunyi. Rendra dan Rafa masih terlelap. Ia duduk di dapur, menyalakan lampu kecil, menyeduh teh tanpa terburu-buru. Uap hangat naik perlahan, mengaburkan pandangan. Untuk sesaat, ia hanya duduk, mendengarkan detak jam dan napasnya sendiri. Dulu, pagi seperti ini akan membuatnya gelisah—terlalu sepi, terlalu banyak ruang untuk pikiran berkelana. Kini, sepi justru terasa seperti teman.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

Senja mengambil kesempatan untuk turun meski akhirnya tubuhnya ambruk karena sakit menusuk kedua telapak kakinya akibat pecahan kaca. Senja memang dari awal tidak mengenakan alas kaki. “Aku lebih baik mati daripada harus disentuh olehmu,” teriaknya dengan mata merah dan basah. Bukannya mundur, Danes malah semakin terbahak. Ia turun dari ranjang dan berjongkok di hadapan Senja. “Kamu nggak akan bisa nolak aku. Aku yakin kamu nggak akan berani bunuh diri, bagaimana dengan Biru dan Ibumu?”
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Batinya. Matahari telah menampakkan pesonanya. Embun membasahi bumi. Ayam jantan saling bersahutan berkokok. Menyambut pagi ini dengan penuh keceriaan. Perjalanan kali ini terlihat senggang. Mungkin, karena masih pagi. Fikir Raka. Mengemudikan mobilnya menuju bandara Soekarno-Hatta.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
ELLIA

ELLIA

Ia pun menari-nari, berdendang ria di bawah sorot lampu meja, menggetarkan benda-benda di sekitarnya, menarik mereka dalam pusaran irama yang dimainkan. “Kriiinggg... krriinnggg... krrinnngggg...! Ellia Ellia Ellia oh Ellia... bangun bangun bangun oh Ellia... ayo cepat bangun hei Ellia... menarilah bersama kami... berdansalah bersama kami... ow ow ow ow... Ellia Ellia Ellia oh Ellia... bangun bangun bangun oh Ellia... ayo lekas bangun, bernyanyilah bersama kami... berdansalah bersama kami... menyambut hari Indah... menyapa embun pagi.... sebelum hilang dilahap mentari pagi... menyapa langit biru... sebelum dirundung serakan awan... menyapa semua yang kau lalui... sepanjang hari... hingga da
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai lirik lagu senja dan pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status