Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

You used to captivate me by your resonating light Now, I'm bound by the life you left behind Your face it haunts my one pleasant dreams Your voice it chased away all the sanity in me These wounds won't seem to heal This pain is just too real There's just too much that time cannot erase (My Immortal, by Evanescence) Dulu kau memikatku dengan gema cahayamu Sekarang, aku terikat oleh kehidupan yang kau tinggalkan Wajahmu menghantui mimpiku yang dulu menyenangkan Suaramu mengusir semua kewarasan dalam diriku Luka ini sepertinya tidak akan sembuh Rasa sakit ini terlalu nyata Terlalu banyak yang tidak bisa dihapus oleh waktu Bersambung ... *** *** *** Jogja, 2 November 2021 Footnote Segregasi ras*
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 182 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Terlalu bodoh untuk diriku menahan berat jutaan rindu apalagi menahan egoku.. Maafkanlah sikapku lupakanlah salahku..” Ridwan bernyanyi mengikuti lagu. Lili lalu terbangun, disusul oleh Rianti kemudian Riris. “Takkan ku biarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
109.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 261 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Kesaktian Pancasila lebih adi daripada ideologi kiri. Santos pun mulai lagi menggenjreng gitar. Kali ini, dia memintaku rekues lagu. Kiranya, sebagai permohonan maaf karena sudah membuatku tidak nyaman. Aku pun mengamini dengan meminta lagunya Radiohead yang berjudul ‘Creep’. Entah mengapa aku nyerocos aja nyebutin lagu itu. “Musyriiik …” cetus Kentung. When you were here before. Couldn't look you in the eye. You're just like an angel. Your skin makes me cry.
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 196 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Saat Cinta Menjadi Racun

Saat Cinta Menjadi Racun

Ia mungkin hanya mendengar sepintas dariku, bahkan tidak tahu usia kehamilanku waktu itu. Kalau bukan karena semua kejadian ini, sekarang aku sudah tujuh bulan hamil. "Tuan Joshua, kau pernah bilang sesuatu yang benar." "Kau bilang orang-orang Keluarga Catra semuanya adalah monster dengan kepribadian yang menyimpang. Aku percaya itu." "Jadi, demi tidak melahirkan satu lagi orang gila sepertimu..." Aku tersenyum cerah padanya. "Aku sudah menggugurkannya."
10.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 376 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 265 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

Aku kembali melajukan mobilku, tepat di saat radio melantunkan lagu yang membuatku ikut bersenandung. You are my sunshine, my only sunshine (Kau adalah sinar matahariku, satu-satunya) You make me happy when skies are grey (Kamu membahagiakanku di saat langit kelabu) You’ll never know dear how much i love you (Kau takkan pernah tahu, Sayang, betapa besar cintaku padamu) Please don’t take my sunshine away (Kumohon jangan ambil sinar mentariku) Sesekali kulirik wanita di sampingku itu sambil ikut bersenandung, kulihat Cahaya terlihat salah tingkah. Cokelat Silver Queen masih digenggamnya di tangan.
9.8211.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.8K Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

“Cp cp cp.. slurp, pc, slurp, pc.. hhh” Ayla merasakan seluruh tubuhnya kejang-kejang ringan, berdenyut-denyut. Panas terkumpul di satu titik, meledak, menjalari setiap selnya.Ayla terkesiap, bibirnya terbuka, hanya bisa mengeluarkan rintihan panjang, "Ah... Adrian... Aaaaaaah... Ad...!"
713 viewsOngoingIdinagdag sa Library 28 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

“Dan kalau saya berhasil, jangan klaim semua kreditnya.” Setelah Edward pergi, Adrian duduk di studionya. Ia membuka proyek musik barunya—lagu yang terinspirasi dari Luna, dari keberanian Luna memilih mimpinya, dan dari rasa yang tak pernah bisa dipisahkan meski jarak membentang. Lagu itu berjudul: “Jarak Bukan Akhir”. Ia mulai menulis bait pertama: “Bila langkahmu menjauh demi cahaya, Aku akan tetap jadi suara di telingamu, Yang berkata, kamu bisa… Dan aku menunggumu di sini, percaya.”
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Ruangan itu langsung hening. Mereka saling berpandangan dan suasana mendadak jadi canggung. Dion mengangkat tangan dan menahan bahuku. Dengan suara pelan, dia berkata, "Vivian yang buang itu. Katanya sudah mengandung bakteri. Dia lakukan itu juga demi kebaikanmu." Demi kebaikanku? Padahal dia tahu betul itu peninggalan terakhir dari ibuku.
3.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 137 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

“Kalau begitu, Nona Jennifer maukah kamu memberiku kehormatan untuk berkencan sebentar?” Sambil berbicara, Rian mengulurkan tangannya seperti seorang pria terhormat. Angin bertiup sepoi-sepoi dan mata menawan itu tampak dipenuhi bintang. Tiba-tiba aku teringat sebuah kalimat dalam surat cinta itu. Hal-hal yang menggerakkan hati adalah hal-hal yang paling biasa, Seperti pecahan es yang berdenting, Seperti buah plum di mangkuk porselen putih.
7.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 215 Beses bilang lirik radioactive
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status