KEMBALINYA SANG RATU
bisik Jun, “ini bukan hanya tentang Lambusango. Ini adalah perlawanan terhadap seluruh sistem yang mencoba menghancurkan apa yang kita miliki.”
Sinta mengangguk, matanya memancarkan tekad yang tak tergoyahkan. “Dan kita tidak akan menyerah, Jun. Tidak sekarang, tidak pernah.”
Mereka saling berpegangan tangan, siap menghadapi segala rintangan yang akan datang. Dengan semangat yang berkobar, mereka bersiap untuk melawan demi masa depan yang lebih baik. suasana yang tegang tetapi penuh harapan. Barikade tetap berdiri, dan di balik kegelapan malam, suara burung Parakohau terdengar lagi, seolah-olah memberikan restu pada perjuangan mereka. Perlawanan ini mungkin baru saja dimulai, tetapi Lambusan