Ifat
Sebelum masuk ke mobil, sekali lagi Johan memelukku.
“Semoga di Jakarta nanti kita bisa bertemu, Fat.” Katanya pelan.
Ketika aku memandangnya dari dalam mobil yang mulai berjalan, ia sudah tidak menangis lagi. Ia mengepalkan tinju, tersenyum, dan gerak bibirnya berkata;
“Bertarunglah.., seperti para sahabat di perang Badar,,”
Johan yang Kristiani, tahu jugakah dia tentang sejarah perang Badar?
Bab Populer