Air Mata si Kupu-Kupu Malam
tanyanya memastikan dengan senyum lebar tak lepas dari wajahnya.
Sementara Laura malah terdiam melihat ketampanan pria itu dari jarak sedekat ini, dia tak dapat berkata-kata. Pria itu lebih tampan dari pria yang selama ini dia temui, lebih tampan dari pangeran dalam cerita dongeng. Penampilannya juga sangat menarik, setelan jas dan sepatu yang dia kenakan semuanya keren. Siapa pun yang melihat dirinya pasti tahu isi dompetnya tidak main-main. Dia memang sangat istimewa. Dan yang paling membuatnya istimewa adalah pria tampan ini masih lajang alias belum berkeluarga. Begitu informasi yang dia dapatkan dari Mami.
"Hai, Laura, kenapa diam?"