Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Raja Yang Agung Itu Berlutut Di Hadapanku

Demi menyelamatkan diri dan kakaknya dari kemiskinan, Lin Qian yang berbakat dalam pengobatan nekat menyamar sebagai pria untuk menjadi tabib istana. Tak disangka, kemampuanya yang luar biasa membawanya ke tengah pusaran kekuasaan dan mendekatkan dirinya pada Kaisar. Namun rahasianya tak bertahan lama. Saat rahasianya terbongkar, nyawanya dipertaruhkan di tengah istana yang penuh intrik.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

Aku diceraikan Arka Dirgantara karena dianggap mandul, sementara ia tak pernah tahu bahwa aku pergi sambil mengandung anaknya. Lima tahun kemudian, aku kembali sebagai CEO perusahaan teknologi yang mampu menghancurkan Dirgantara Group bersama putraku, Arka Jr. Dan saat Arka terpaksa menikahiku lagi demi menyelamatkan perusahaannya, ia akhirnya harus menghadapi satu hal yang paling terlambat untuk disesali: kehilanganku.
10406 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Diam-diam Melahirkan Anak, Tuan Edmund Berlutut Memohon Rujuk

Diam-diam Melahirkan Anak, Tuan Edmund Berlutut Memohon Rujuk

Enam tahun lalu, dengan harga diri dan keteguhan hatinya, Claire Sullivan berhasil menaklukkan primadona Universitas Mandala, Edmund Harrington. Namun ia justru jadi sasaran hujatan, perempuan matre, pemburu harta, naik status lewat tubuh... Fitnah setajam pisau, ia menahannya demi cinta. Hingga suatu hari ia dituduh mencuri perhiasan Keluarga Harrington. Satu pertanyaan dingin dari Edmund menghancurkan seluruh harga dirinya. "Kalau tak punya uang, kenapa tak bilang padaku?" Ternyata, cinta yang melintasi batas kelas sosial memang ditakdirkan serendah sampah. Dia pun pergi dengan hati hancur, menghilang tanpa jejak. Enam tahun kemudian, saat mereka bertemu kembali, Edmund telah menjadi penguasa keluarga kaya yang berdiri di puncak tingkatan. Menggandeng tunangan dari kalangan sosialita, menggendong putra lima tahunnya, berkilau dan penuh sorotan. Sedangkan Claire, mahasiswi yang dikeluarkan kampus, menjadi pekerja rendahan yang berjuang di dasar kehidupan. Dari kejauhan menatap "keluarga bertiga" yang menyilaukan itu... Claire pun merasakan air mata getir yang datang terlambat enam tahun. Namun tatapan pria yang tajam bak elang itu, justru dengan tepat mengunci keberadaannya! Terutama karena raut mata dan alis bocah dalam pelukannya begitu mirip dengan Claire, hingga Edmund seketika kehilangan kendali! Di ruang ganti yang sempit, Edmund mencengkeram pinggangnya, napasnya panas membakar, ciumannya tergesa dan liar. "Kamu yang melahirkan Nora... kan?" Claire hanya ingin benar-benar melarikan diri dari dunia Edmund. Namun pria yang dulu tak terjangkau itu, justru jatuh gila demi dirinya! Bersikap manja, pura-pura sakit, melakukan apa saja tanpa batas... Bahkan pada hari pernikahan Claire, pria itu bertindak kasar dan merebutnya pergi! "Edmund, cukup!" "Claire, kumohon... beri aku satu kesempatan untuk menebus kesalahanku." Dulu, dengan tangannya sendiri, Edmund menghancurkan harga diri dan cinta Claire. Kini, Edmund berlutut, sedikit demi sediki
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Asmara Terlarang di Kereta Api

Asmara Terlarang di Kereta Api

Di atas tempat tidur empuk gerbong kereta, aku ditindih pacar sahabatku sendiri hingga kulit kami bersentuhan erat. Seluruh tubuhku terasa lemas tak bertenaga dan aku hanya bisa pasrah membiarkan dia berbuat sesuka hati di atas tubuhku sambil menyulut gairah. Dari ranjang atas terdengar suara dengkuran berat suamiku, sementara telapak tangan besar dan kasar milik kekasih sahabatku menyelinap masuk ke dalam selimutku dan perlahan-lahan menyingkap gaun tidurku ke atas. "Kok kamu sudah basah banget begini ...."
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Menggoda Perjaka

Janda Kembang Menggoda Perjaka

"Teori tanpa praktik itu lumpuh. Praktik tanpa teori itu buta. Kita? Kita adalah bencana yang sempurna." Bagi Riana, jatuh cinta lagi adalah hal mustahil. Apalagi pada Galih—bocah ingusan penghuni kamar 101 yang lebih sering menatap layar laptop daripada menatap mata wanita. Riana hanya berniat menggodanya, sedikit bersenang-senang untuk melupakan vonis "wanita gagal" yang ditempelkan masyarakat padanya. Tapi Galih punya kejutan. Di balik sikap canggung dan kacamata kudetnya, tersimpan jiwa tua yang mengerti cara memuliakan wanita lebih baik daripada pria dewasa manapun. Galih tidak menawarkan janji manis; ia menawarkan "praktik" yang membuat lutut Riana lemas dan hatinya kembali hidup. Namun, dunia tidak ramah pada kisah cinta Ibu Kos dan Anak Kos. Stigma sosial, gunjingan tetangga, dan intervensi keluarga siap merobek ikatan rapuh mereka. Saat Riana didesak untuk melepaskan Galih demi "kebaikan bersama", ia dihadapkan pada dilema terbesar: kembali pada logika dewasa yang aman namun menyiksa, atau mempertaruhkan segalanya demi pria muda yang menjadikannya ratu di atas ranjang butut kamar kos. Kadang, pahlawanmu tidak datang menunggang kuda putih. Kadang, dia hanya memakai kaos oblong, membawa flashdisk, dan siap melawan dunia untukmu.  
549 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pewaris

Balas Dendam Sang Pewaris

EvaAfifah
"Berlututlah, aku tidak akan memaafkanmu jika kau tidak mau berlutut padaku!" Adam tertunduk lemas mendengar syarat yang menurutnya sangat mustahil untuk dilakukannya seumur hidup.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

"Dia siapa, Ma?" Entah kenapa aku gugup sendiri saat tanya itu mencuat. Aku belum berani melihat jelas wajahnya. Sampai Bu Tya memperkenalkanku padanya. "Ning, kenalkan ini anak sulung saya, Zen Maulana. Zen, ini Ning yang mau bantu mama bersih-bersih rumah. Dia juga mau kerja di kantin kampus." Aku yang baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terakhir terlonjak kaget. Nama itu, tidak asing bagiku. Apa hanya sebuah kebetulan nama lengkapnya sama. Aku memberanikan diri melihat wajah anak sulung Bu Tya. Seketika kotak yang kupegang jatuh membuat isinya berhamburan. Rasa-rasanya kepalaku bagai dihantam palu. Aku tidak menyangka akan bertemu laki-laki masa lalu di rumah besar ini. Nasib yang menurutku baik bertemu Bu Tya ternyata disertai kejutan besar bertemu orang yang membuatku tidak tenang di tiga tahun terakhir hidupku. "Zen? Dia benar-benar Zen yang sama, Zen Maulana." Tanganku mendadak tremor. Bulir keringat sebesar biji jagung bermunculan. Bahkan tenggorokan terasa tercekat. Aku dilanda ketakutan seperti seorang penjahat yang menanti eksekusi hukuman. Pandangan mulai mengabur dan gelap. Lutut lemas seolah tak bertulang, aku terhuyung. Sebelum kesadaranku hilang, sayup-sayup telingaku menangkap suara. Nama panggilan yang biasa Zen sebut untukku. "Han!" Simak ceritanya, yuk.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 840 kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
GADIS NAKAL ITU MILIKKU!

GADIS NAKAL ITU MILIKKU!

Content Warning 21++ Kedua lutut Grace terasa lemas, dia pun jatuh berlutut. Tak pernah disangka, dia akan dipermalukan seperti saat ini, tak ada lagi kata-kata konyol, makian, atau ketololan yang biasa Grace lakukan terhadap Edward. Edward berlutut di belakang Grace, kedua tangannya memegang bahu Grace, “Berbaliklah, lihat aku,” ujar Edward, nada suaranya melemah. Grace berbalik, kedua matanya benar-benar sudah merah. Entah mengapa kondisi saat itu berbeda dengan pertama kali dia bertemu Edward, tak ada perasaan malu atau terhina seperti yang dirasakannya sekarang. "Kau sudah puas?” Edward tak banyak bicara, menarik tubuh Grace ke dalam dekapannya, "Maafkan aku, maaf ... kumohon.” "Kenapa?” "Sssht ... diamlah, biarkan aku memelukmu, bukan seperti ini yang kuinginkan, kenapa kau selalu membuatku kesal dengan semua tingkah lakumu?!” "Kau tak menginginkannya, Ed?” "Apa maksudmu?” Edward memejamkan kedua matanya, menarik kepala dan mencium kening Grace. "Tidak, bukan ini yang aku mau, aku terbawa emosi. Grace, entah kenapa setiap aku melihat Kevin menyentuhmu, dadaku terasa sesak, dan kau membuatnya semakin parah. Aku tak mengerti perasaan apa ini.”
1056.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Dokter Cantik Spesialis Andrologi

Dokter Cantik Spesialis Andrologi

“Nggak, jangan seperti ini ….” Pasien itu mengaku dirinya terlalu bertenaga dalam urusan itu dan memintaku memeriksanya dengan tubuhku sendiri. Dalam sekejap, dia sudah membuatku kewalahan dan tak berdaya.
148.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
My Sexy Boss

My Sexy Boss

Dihari pertama masuk kerja, tidak sengaja telah mengetahui rahasia bos wanitanya, sejak itu banyak masalah terjadi. pria yang lupa akan masa lalunya namun tidak dengan segala keahlian yang dia punya hingga membuat banyak gadis bertekuk lutut padanya ,dengan kharisma dan skill yang dia punya mencoba menjalani hidupnya dan sembari mengingat kembali masa lalunya
9.568.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lutut lemas tidak bertenaga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
910111213
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status