Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KARMA

KARMA

panggil Mama. "Mama tinggal rebus air hangat dulu untuk mandi kamu ya." Aku mengangguk. Setelah Mama menaruh panci berisi air di atas kompor, ia segera beranjak ke atas. Tidak lama kemudian, Mama turun lagi lalu menyerahkan jubah handuk padaku. Sedari tadi aku belum memegang ponselku. Aku pun mengeluarkan dari saku celana dan memainkannya. Aplikasi favoritku adalah Egram. Disana aku bisa melihat postingan teman dan juga artis-artis favorit.
9.7204.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai magma
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
MATI RASA

MATI RASA

Tanya aulya kembali. "Umi sakit...dysfunctional uterine bleeding atau DUB kak bisa disebut sebagai pendarahan rahim! Pendarahannya hebat kak terakhir kali umi kambuh, buat umi enggak sadarkan diri sampai 4 hari!" Sahut Nabil seraya menghapus bulir bening yang jatuh di pipinya. "Su-sungguh mi, separah itu kah umi?" Tanya Aulya lagi.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai magma
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Bola mata berwarna hazel fokus menatap layar ponsel, dan pada panggilan ketiga, akhirnya terhubung. Tubuhnya bergetar lemah seakan tak berdaya, aliran darah seperti berhenti, lalu matanya berkaca-kaca dengan dada tersengal. "Alina," teriaknya, membuat Alina semakin cemas dan penuh pertanyaan.
786 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai magma
Baca
+Pustaka
Me

Me

Mentari seperti bola putih besar yang perlahan menguning. Diperjalanan menuju rumah, Nana merasa iba dengan apa yang dirasakan Lea. Ini adalah pertama kalinya bagi Nana mendapat perasaan iba seperti ini. Biasanya dia sama sekali tidak peduli dengan orang-orang sisekitarnya kecuali keluarganya. Biasanya dia hanya memiliki sifat keras yang tak ada satupun boleh menyainginnya. Namun, kali ini berbeda. Dia merasakan perbedaan kelas yang terlalu jauh yang bahkan dia tidak mampu untuk iri terhadap hal tersebut.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai magma
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Pria itu mengerutkan dahi kuat-kuat tak mengerti dengan pertanyaan Melisa. "Ada yang memanggil aku, Agam," ucap Melisa sambil matanya nanar seolah mencari-cari seseorang. "Kamu ini bermimpi, Dokter. Di sini itu di dasar jurang. Dan nggak akan ada yang bisa datang ke sini kecuali orang yang sudah tahu medannya tempat ini." Dokter Melisa tersenyum kecut mendengar kata-kata Agam, si pembunuh bayaran.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai magma
Baca
+Pustaka
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

"Hari ini, raga magmaku terhubung dengan seluruh sisa energi dimensi ini! Di sini, akulah dewa pencipta! Mati kamu bersama esensi Primordial-mu!" Huo Tianqi mengangkat sepasang tangan magmanya yang raksasa, mengumpulkan seluruh aliran lava cair dari sisa-sisa sungai lembah, membentuk sebutir bola api magma raksasa berdiameter seratus meter di atas kepalanya yang memancarkan radiasi panas yang sanggup melelehkan baja dalam radius beberapa kilometer. "Seni Pemusnah Bumi: Matahari Magma Penelan Jagat!"
424 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai magma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status