Legenda Galuh Tapa
Bersamaan dengan itu, aliran magma mulai meluap banyak hingga keluar menyentuh tempat pemujaan, seakan berniat mengubur apapun ditempat itu dengan magma yang membara.
''Ini gawat, waktuku tidak banyak tersisa!.
Dengan itu Galuh Tapa bergegas menarik kitab pedang bayangan, tapi rupanya akar yang mellit tidak mau melepaskan kitab itu.
Dia berusaha cukup keras berusaha cukup keras, melepaskan setiap yang simpul membelit, tapi seperti apapun usahanya akar itu lebih kuat dari ia duga.
Sementara itu, magma magma mulai melelehkan bebatuan disekitar tempat itu, membuat suasana menjadi pengap, nampaknya oksigen juga sudah bercampur racun belerang.
Hot Chapters