Tiga Mayat Satu Takdir
Monster raksasa dengan kepala kambing melangkah pelan, tubuhnya besar berotot tertutup bulu hitam kusut; tanduk melengkungnya berkilau samar, matanya merah menyala penuh nafsu membunuh, sabit raksasa di tangannya menggores lantai dengan bunyi menusuk telinga.
Tiba-tiba, dua sosok muncul dari bayang-bayang gelap lorong, menghalangi jalannya—paman misterius dan wanita misterius. Paman itu berdiri tegak; mantel hitamnya menyatu dengan kegelapan, belatinya berkilau samar di tangannya, matanya dingin seperti pisau saat ia menatap monster itu. "Aku sudah lama bosan di sini," katanya; suaranya dalam dan penuh ejekan, tangannya memutar belati dengan gerakan lincah. "Biarkan aku bermain-main dengan m
Bab Populer