Hello, Mantan!
Suaranya pecah lebih keras dari yang ia sadari, membuat beberapa pengunjung lain spontan menoleh ke arah mereka.
Carmen buru-buru menutup mulutnya, matanya membulat sempurna, sementara tangannya reflek meraih air minum.
“Tunggu, tunggu! Lo barusan bilang apa, Gi?”
Hagia mendengus pelan. “Mas Megan. Dia sekarang jadi head architect di Rupa Rancang Nusantara. Efektif per hari ini.”
“Sumpah, lo nggak bohong?” lanjutnya setelah berhasil menelan ludah, suaranya masih setengah tertahan.
Hot Chapters