Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAIN HATI

MAIN HATI

Itu langkahnya yang sama dengan satu langkah kakiku. Pusat desa dan segala kegiatan utama para penduduk. Tempat ini hanya seperempatnya kota tempatku menetap. Bahkan lebih kecil dari itu. Dan sangat tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ibukota. Kami tiba di depan kafe yang tidak bisa kusebut kedai minum. Ini mirip— “Dev, lihat itu.”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as mainly
Read
+Library
Home

Home

Sering berlari dan memanjat di situasi yang tidak tepat (Ini salah satu ciri paling penting) C. Tidak bisa bermain atau menikmati permainan di situasi yang tenang D. Tidak bisa diam E. Sering bicara berlebihan F. Sering sulit untuk antri dan menunggu giliran G. Sering menginterupsi dan memotong pembicaraan orang lain H. Susah antri atau menunggu gilirannya *sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan akademik
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as mainly
Read
+Library
Mate

Mate

sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as mainly
Read
+Library
Me

Me

Melihat Callista yang terbangun mendahuluinya, Lea kemudian tidur kembali. Callista sedang melatih tulisan tangannya, dia menulis aksara Jawa dan beberapa aksara asing. Callista memang menyukai sastra dan bahasa. Dia bahkan menguasai setidaknya empat bahasa yang lumayan sulit seperti Rusia, Arab, China, dan Vietnam. Juga menguasai bahasa internasional yaitu inggris. Terdengar lirih suaranya menghafal kosakata dan terkadang dia mencatatnya, kali ini dia benar-benar ingin mempelajari bahasa ibunya, yaitu bahasa Jawa.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mainly
Read
+Library
Suamiku Main Api

Suamiku Main Api

sepertinya Ardi tidak melihatnya. "Di, aku mau ke toilet dulu, makanan kalau udah dateng jangan di habisin sendirian," candaku. Meskipun Ardi temanku tapi aku tetap canggung menggunakan bahasa gaul. Ardi hanya mengangguk, dia sibuk main game di gawainya. Laki-laki emang nggak bisa lepas sama game ML. Jelas sekali kudengar. Doubel Kill.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as mainly
Read
+Library
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... ***
103.4K viewsOn holdAdded to Library 108 Times as mainly
Read
+Library
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as mainly
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status