Menantu Bintang Lima
"Ah, nggak apa-apa, Dek Rahayu. Yang penting yummy, hihi. Oh ya, Mirah rewel kenapa? Kepingin makan apa, biar Mama yang masak?"
"Nggak kok, Mama. Mirah nggak pingin makan a---"
Tok, tok, tok!
"Tante Menur, permisi!"
Mourin menghentikan perbincanganku, Mama dan Mommy dengan sempurna. Terlebih ketika dia tanpa sopan santun berjalan masuk dan langsung memutar video di laptopnya. Video yang cukup meledakkan jantung semua orang yang melihat. Terutama jantung dan segenap perasaan dalam jiwaku.
Hot Chapters