HOPELESS ROMANTIC
Hidungnya pun mancung terbilang besar, tidak terlihat seperti tipe hidung orang indonesia kebanyakan.
Seorang wanita muda ber-blouse biru terang menghampiri, lalu membungkuk ramah. "Selamat datang, Pak Yusuf! Akhirnya Anda sampai juga di Jakarta!" sapanya dengan kikuk dibarengi senyum yang dipaksakan. "Saya Ana, saya yakin Anda sudah mengenal siapa saya, saya adalah pemimpin redaksi yang bertugas--"
"Tolong siapkan kopi," potong Yusuf dengan cueknya. Dari dialek dan caranya bicara yang agak tersendat, bisa dipastikan bahwa bahasa indonesia bukanlah bahasa pertamanya.