Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Marry Me

Marry Me

Rena jadi was-was. "Pagi Sus," sapa Rena ketika melewati meja resepsionis di lobi utama, di mana beberapa pasien sudah mengantri di kursi tunggu. "Pagi Dok," balas dua perawat wanita yang duduk di balik meja resepsionis, menyunggingkan senyum simpul. Setelah Rena melangkah melewati meja resepsionis, salah satu perawat itu langsung berbicara ke temannya. "Kasihan ya Dokter Rena, gagal nikah gara-gara calon suaminya main serong."
1014.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 431 Beses bilang the case we met
Read
+Library
Nice to Meet You Again

Nice to Meet You Again

*** Kaki Meliana melangkah ringan di taman yang terkenal akan matahari tenggelam itu, ia ingat pertama kali bertemu Arga dan Juna di sana, bersama Rika yang tidak bisa melihatnya terpuruk setelah menyelesaikan sidang perceraian bersama Natan. Mata Meliana mengedar, ia mencari pedagang kembang gula yang dulu juga menjadi saksi pertemuan dirinya dan Arga, ingin ia ceritakan dan tunjukkan pada Kirana. Arga lebarkan satu tangannya di sepanjang bahu Meliana, tak lupa ia kecup puncak kepala istrinya itu.
1022.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 463 Beses bilang the case we met
Read
+Library
Meet With Mr. Mafia

Meet With Mr. Mafia

“Maaf, aku tadi berniat untuk menunggumu tapi-“ Rheanne menggantungkan ucapannya kala mengingat kejadian tadi saat di mana justru Justin lah yang datang. Alissa melipat kedua tangannya, lalu melirik Rheanne dengan kesal. “Tapi apa?” Rheanne berdehem canggung. Dia masih memikirkan kata-kata yang tepat untuk diucap. “Em, i-itu. Tiba-tiba saja Mr. Melvi datang dan kami pun pergi bersama. Aku tidak sempat menelponmu karena aku lupa." Seketika wajah kesal Alissa berubah. Gadis itu menoleh pada Anne dengan melotot lebar disertai wajah terkejutnya. “Apa?! Kau serius?!”
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang the case we met
Read
+Library
No Marriage is Perfect

No Marriage is Perfect

Itu adalah keinginan Rowan. "Apa ada jadwal meeting hari ini?" tanya Felix. "Tidak ada, Tuan. Hari ini anda tidak akan sibuk," jawab Rowan sopan. "Kalau begitu, antar aku ke apartemen baru Casey," pinta Felix dengan santai. Rowan cukup terkejut. Ini bukan pertama kalinya Felix bertemu Casey, itu bisa dikatakan rutinitas Felix di saat tidak sibuk.
10930 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang the case we met
Read
+Library
Bukan Wanita Miskin

Bukan Wanita Miskin

"Saya tidak begitu mengetahui tentang hal itu, Tuan. Karena saya dan Case, tidak lama saling mengenal." "Kau menyukai Case?" "Suka? Mungkin saja. Yang jelas, untuk saat ini kami hanya teman. Maaf tuanku, apakah Case begitu spesial bagi anda? Sehingga anda menaruh perhatian lebih." Wiliam tersenyum. "Biarkan itu menjadi rahasiaku. Cepat atau lambat, nanti kamu akan mengetahuinya." "Dan untuk ibu Case, wanita itu berada di rumah sakit terbaik di kota Yuzong. Bawalah Case malam ini ke sana, setelah kamu pertemukan aku dan dia malam ini."
1026.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 753 Beses bilang the case we met
Read
+Library
Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Dalam hatinya, Rania tahu ini bukan keputusan yang bijak, tapi dia sudah terlalu lelah menahan semuanya sendiri. --- Mereka bertemu di sebuah kafe kecil yang sepi, jauh dari keramaian kota. Suasana dingin malam itu seakan mencerminkan kegundahan hati Rania. Duduk di seberang Rendy, dia menatap pria itu dengan mata yang bergetar, belum yakin harus mulai dari mana.
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 38 Beses bilang the case we met
Read
+Library
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

“Ya, kau beenar. Kita akan selamanya bersama dan bahagia selamanya. Always.” Belva tersenyum, dia membalas ciuman sang suami. Bibirnya dan bibir sang suami saling menyesap satu sama lain. Ciuman itu menyalurkan api cinta yang tak pernah padam. Meski pernah diterpa banyak masalah, nyatanya mereka tetap bersatu—saling berpegangan kuat. This is the happy ending story of Ares and Belva. *** -TAMAT Akhirnyaaa, abi bisa nepatin janji namatin When I Met You. Terima kasih sudah membaca kisah Ares dan Belva, yaa 😊
1017.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 359 Beses bilang the case we met
Read
+Library
The Second Time We Met

The Second Time We Met

Juga hembusan napasku yang terdengar begitu berat dan detak jantungku yang menggila. “Kau tahu, saat pertama kali aku bertemu lagi denganmu, aku sangat yakin kalau kau adalah perempuan yang aku temui di UGD hari itu.” Dia memiringkan sedikit kepalanya ke kiri lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.”Di sinilah aku, berdiri di hadapannya. Ingin mengucapkan banyak sekali terima kasih banyak tapi tidak aku lakukan karena itu sia-sia.”
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang the case we met
Read
+Library
THE KOLONI

THE KOLONI

Ucap Case, Wolf-ku dengan mindlinknya. "Menurutmu apakah Alpa akan kembali Case?" Timpalku. "Well, kita lihat saja, kau mau bertaruh denganku?". Aku memutar bola mata jengah dengan jawaban yang diberikan Case, sempat-sempatnya dia mengajakku taruhan disaat seperti ini.
106.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 235 Beses bilang the case we met
Read
+Library
SETELAH KEMATIAN ISTRIKU

SETELAH KEMATIAN ISTRIKU

"Hallo, Gi?" "Hallo, Wa? Lo di mana? Gue udah di cafe lo ini. Lo nggak lupa 'kan, hari ini kita harus meeting! Yaelahh, meeting, udah kek orang kantoran aja gue," kelakarnya di seberang sana. Astaga. Aku memang lupa, kalau saja Argi tak menelepon. "Emm, tunggu, Gi! Bentar lagi gue meluncur."
1022.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 816 Beses bilang the case we met
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status