Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I'M Not Your Barbie Girl

I'M Not Your Barbie Girl

Setahun lalu aku merasa seperti gadis malang disini, tapi hari ini aku berjalan dengan rasa bahagia membuncah di dadaku. "Apakah kau sadar, hari ini tepat setahun kita bertemu. Saat pertama kau melihatku..." Ethan tiba-tiba bicara diantara air yang datang membasahi kakiku. Aku menatapnya. Dia menatapku tanpa berkedip, mata gelapnya membawaku ke dalam hatinya. Seakan aku tahu setiap perkataannya adalah kebenaran. "Benarkah, aku sama sekali tak tahu..." aku tersenyum sementara kami berhadapan saling memandang.
108.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 334 Beses bilang the day we met
Read
+Library
Istri Belian

Istri Belian

Dia hanya memberi aku dukungan setelah berbagai hal buruk yang menimpa aku. “Berhari-hari menunggu kamu di sini, aku tidak pernah beruntung. Aku sampai berpikir bahwa kamu punya kekuatan super sehingga kamu bisa keluar lingkungan gedung tanpa sepengetahuan siapa pun. Tetapi akhirnya aku bertemu denganmu juga.” Dia tersenyum lega. “Kita bertemu pada jam makan siang, untuk apa lagi kita bertemu setelah pulang kerja?” tanyaku bingung. Karena keadaan di sekelilingku mulai terasa tidak nyaman, aku berjalan menuju gerbang.
1049.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang the day we met
Ipakita ang mga Review (30)
Read
+Library
Meina H.
Hai, teman-teman. (。・ω・。) Aku punya kejutan untuk semua pecinta kisah Delima dan Benedict. Yang tertarik, silakan mampir ke rumah daringku, ya. Cukup ketik saja namaku di pencarian. Lalu pilih satu ... untuk melihat info terbaru dariku. Sampai bertemu di sana. ♡♡♡
M V Cahyawati
Hai Meina, akhirnya selesai juga aku membaca kisah Delima dan Ben ini, gak menyesal aku bacanya, ceritanya sangat menarik hatiku, terimakasih atas karyamu yg sangat bagus ya..semoga semakin kreatif deh membuat cerita2 baru lainnya dan aku akan tetap menjadi penggemarmu..Salam sehat selalu buat Meina
Basahin ang Lahat ng Review
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

“Waktu itu kamu terlelap di kursi.” “Dih! Nggak jelas banget kamu, Ay. Ngapain ngeliatin orang tidur?” “Soalnya kamu tidur aja cakep banget, bikin pikiran kemana-mana.” “Ayaaa!” Aku tertawa. “Jadi kita ke mana, Sayang?” tanyanya. "Tempat pertama kali kita ketemu. House of Coffee." “Nggak mau ke hotel aja?” “Nggak. Aku mau bernostalgia di sana.”
9.8211.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.5K Beses bilang the day we met
Read
+Library
Meet The Love

Meet The Love

“Hmm, lagi sampai lampu merah paling deket sama apartement, what’s up dude?” “Sore jalan-jalan yuks, aku lagi bad mood nich.” “Sore ini aku ada janji sama sasa mau yoga di sency, ketemuan di sana aja kalau kamu mau ikutan Yoga sekalian bis itu kita karokean, mau gak?” “Setuju, oke! Aku udah lama juga gak ketemu sama Sasa, kangen ngobrol sama dia juga.” “Oke ketemu di sana yah jam empat sore nanti.”
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang the day we met
Read
+Library
One Day In Your Life

One Day In Your Life

*** Akhirnya, semua akan tiba, Pada suatu hari yang biasa, Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui, Apakah kau masih berbicara selembut dahulu? Memintaku minum susu dan tidur yang lelap? Sambil membenarkan letak leher kemejaku, (Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, Lembah Mandalawangi. Kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yang menjadi suram, meresapi belaian angin yang menjadi dingin)
105.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang the day we met
Read
+Library
ME AND YOU

ME AND YOU

“Jangan lupa, kita ketemu Jack hari ini.” “Siapa yang lupa,” desis Cindy yang melihat jam sudah menunjukkan jam 5 pagi. “Bagaimana kau pergi duluan saja, aku nyusul belakangan. Jadi kau tidak akan di curigai lagi?” tawar David yang di setujui oleh Cindy, karena jalan menuju ke hotelnya juga searah ke tempat pertemuan.
1036.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 828 Beses bilang the day we met
Read
+Library
After We Married

After We Married

Karena tentu tidak mungkin dia bisa menyirami seluruh bunganya seorang diri karena betapa luasnya itu. Sekar membutuhkan waktu lebih lama kali ini dari yang biasa ia habiskan untuk melamun didepan tangkai-tangkai bunga matahari. Dia tidak memiliki perasaan antusias seperti hari-hari sebelumnya. Sekar kehilangan semangatnya. Seorang dayang berjalan dengan langkah cepat dan tanpa suara mendatanginya. "Ndoro Ayu," panggilnya lembut dan dengan kehati-hatian. Takut mengagetkan gadis muda itu.
9.515.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 416 Beses bilang the day we met
Read
+Library
Ada apa dengan tunanganku?

Ada apa dengan tunanganku?

“Oke, Assalamualaikum..” “W*’alaikumsalam.” *** Hari sudah semakin siang ketika aku memasuki cafe tempatku bertemu dengan kedua sahabatku. Semalam kami memang membuat janji untuk makan siang bersama disebuah cafe yang sering kami kunjungi. Aku tersenyum ketika menemukan mereka yang melambaikan tangannya kearahku. Ahh... sudah lama sekali aku tidak bertemu mereka.
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 247 Beses bilang the day we met
Read
+Library
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

Emak-emak kian seram dari hari ke hari. "Terus kita mau ngapain sampai jam delapan, An?" tanya Keenan terlihat putus asa. "Mana gue tahu, Keen." "Makan aja yuk." "Gak lapar." "Gue lapar ... temani makan, belum makan dari tadi," putus Keenan tanpa bertanya lagi pendapat dari Ana. Keenan tidak berbohong. Pagi tadi ia lupa sarapan dan siangnya harus menjemput Sinta. Tapi kekasihnya itu malah tidak mau ia ajak makan di tempat makan pinggir jalan.
107.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 222 Beses bilang the day we met
Read
+Library
Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku

Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku

Tidak ada yang penting bagiku, selain kamu. Dan setiap hari aku hidup, aku selalu menyadari hal ini. Aku mencintaimu sejak hari pertama kita bertemu. Aku mencintaimu hari ini. Dan aku akan mencintaimu pada hari-hari berikutnya - * Malam hari, di saat semuanya telah menghabiskan makan malam bersama. Anggota rumah memutuskan untuk memasuki kamarnya masing-masing. Begitu pun dengan Nina, dia langsung masuk ke dalam kamar, hendak beristirahat bersama anak-anaknya.
10514.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 15.4K Beses bilang the day we met
Ipakita ang mga Review (29)
Read
+Library
juxelian
awalnya emg dibuat emosi sama karakter bryan, m3sumnya kelewat ampun... tp mkin kesini oalahhh aku nangis bombay tau... bryan bener" mempertaruhkan segalanya demi nina :'( rela ninggalin harta tahta demi cewe yg dia sayang.. bhkan di season 2 aku makin mewek, bryan bener" sabar nemenin nina
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
8
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status