ISTRI BERCADAR YANG TERNODA
Kini kedua saudara itu berdiri berhadapan saling tatap, di mata keduanya tersimpan ke angkuhan yang amat dalam, seperti sedang memperjuangkan sesuatu.
“Jadi, kamu sudah bosan dengan seni lukismu dan beralih ke dunia bisnis,” ucap Alan seraya memasukan telapak tangannya ke kantong celana dan menatap Abram.
“Anggap saja seperti itu, Papah butuh penerus yang tangguh, jangan kamu pikir tiga tahun ini aku vakum, dari dunia bisnis, lantas kepintaran manajemenku luntur begitu saja,” balas Abram.