Panasnya Ranjang Kakak Ipar
Sindiran itu begitu tajam, merobek sisa-sisa harga diri Naya hingga hancur berserakan.
"Pernikahan ini bukan cuma soal mencari pendamping hidup," lanjut Pak Harun dengan nada serius. "Ini adalah manuver bisnis tingkat tinggi. Dengan menikahi Bianca Atmaja, posisi perusahaan kita tidak akan bisa digoyahkan oleh siapa pun di Asia Tenggara. Saham kita akan meroket tak terkendali."
"Luar biasa," puji Dewa sambil bertepuk tangan pelan, memecah ketegangan. "Langkah yang sangat brilian, Pa. Sebuah pernikahan bisnis yang sempurna. Benar begitu, Mas Rekha?"