Ada satu cerpen yang pernah kubaca di platform baca online lokal, judulnya 'Pertemuan di Halte Senja'. Bercerita tentang dua remaja yang bertemu setiap pulang sekolah di halte bus yang sama, tapi selalu malu untuk menyapa. Narasinya simpel banget, tapi detil-detik kecil seperti cara si cewek mainin ujung roknya atau si cowok yang sengaja ngelemparin botol ke tong sampah biar keliatan keren—itu yang bikin greget. Endingnya nggak cliché, mereka malah pisah karena salah satu pindah kota, tapi justru itu yang bikin terharu. Kaya diingetin bahwa cinta pertama nggak harus berakhir bahagia untuk jadi berarti.
Yang bikin lebih special, cerpen ini ditulis dari sudut pandang cowok, jarang banget nemu yang gitu. Bahasa yang dipake casual banget, kaya lagi denger curhatan temen sendiri. Pas terakhir baca, komentar di bawah pada rame ngebahas pengalaman serupa mereka. Kayanya universal deh, rasanya pertama kali naksir itu emang selalu meninggalkan jejak.