Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua
“Cerewet apanya, aku cuma—eh… tunggu… dia senyum, Sekar. Lihat! Dia senyum! Aku yakin dia nyapa aku barusan!”
Sekar menatap dengan geli.
“Nyapa apa, itu refleks, Yah…”
“Tetap aja. Senyum pertamanya buat aku,” Arya menatap Jinara sambil menunduk, penuh bangga seperti baru memenangkan piala dunia.
Dan mungkin karena terlalu bersemangat, Arya tiba-tiba mulai bersenandung pelan — lagu pengantar pagi yang entah darimana datangnya, nadanya melenceng, liriknya spontan dan absurd.