Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

"Aku hamil oleh kekasihku, tapi dia pergi meninggalkanku Ami." Adinda mengarang cerita, agar mendapat simpati dari Amira. Hati Amira yang terbuat dari kapas. Lembut selembutnya. Ia paling tidak bisa jika mendengar seseorang dalam kesusahan, apalagi ini adalah Adinda, atau Ania yang ia kenal. Sudah pasti ia akan menolongnya dengan semampunya.
1054.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Cinta sang Asmara

Cinta sang Asmara

"Ya, tapi dia jodoh Sari." "Dan seolah aku tahu siapa itu Sari?" "Staf pengajar di tempat les yang sama denganku." Layina ber-Oh ria kemudian kembali mengecek riwayat percakapan Farhan. Setiap kali matanya membaca pesan apa yang Farhan kirimkan, senyuman Layina akan semakin merekah. Bukan senyuman manis tapi sebuah senyuman nakal yang membuat Asmara seketika bergerak untuk merebut ponselnya kembali. Sayangnya Layina jauh lebih cepat, sesaat sebelum tangan Asmara meraihnya Layina sudah lebih dulu mengelak mundur.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

Senyum meremehkan menghiasi wajah Maylin, berusaha tetap tenang, tidak memperlihatkan kekesalannya. “Jadi, maksudmu cumbuan itu hanya melibatkan nafsu di dalamnya, tanpa diikuti … perasaan?” Elian berhenti berucap, menelisik wajah Maylin. Tidak lama kemudian, sudut bibirnya tertarik ke atas membentuk seringai. “Kalau memang begitu, aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku.”
106.9K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Cinta Semu yang Kukira Abadi

Cinta Semu yang Kukira Abadi

Pupil matanya menyempit, jantungnya berdegup keras. Dia mengangkat tangannya, menunjuk ke arah kalung yang tergantung di belakang meja, lalu bertanya dengan suara bergetar, "Itu ... apa?" Petugas menoleh dan menjawab, "Oh, itu produk baru kami, kalung abu kremasi. Kalau seseorang nggak ingin berpisah dari orang yang dicintai, abunya bisa dimasukkan ke dalam sana dan dibawa ke mana-mana."
61.3K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Pantes anaknya empat. “Hahaha. Makanya, mas juga mau kayak Mas Azzam. Penginnya istrinya manut terus. Tapi ya senyum juga. Habis kalau senyum manis kek fruktosa. Bikin pingin gigit.” Azmi menggigit lembut pipi Jenar. “Mas ... nakal, ih.” Jenar merengek dengan manja. “Makanya senyum dong. Mana senyumnya?” Azmi menampilkan mimik muka lucu dengan mata dikedip-kedipkan. Mau tak mau Jenar akhirnya tersenyum juga.
9.926.1K viewsCompletedAdded to Library 886 Times as cerpen senyum karyamin
Show Reviews (14)
Read
+Library
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Read All Reviews
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Kaede terdengar mendengus, jelas tidak menyukai tipe cerita pilihan Karin yang menurutnya tidak bermoral. “Aku memuntahkan seluruh isi perutku saat kami selesai tidur bersama pertama kali. Hide mabuk dan tertidur setelahnya, tapi aku terbangun dan merasa semua salah. Hide pasti sedikit gila, karena jatuh cinta pada keponakannya sendiri. Tapi … dia tetap tampan.” Karin tersenyum getir sambil mengusap wajahnya yang tampak sedikit pucat. “Aku mencoba bertahan, tapi sulit sekali, karena dia terus memanggil nama Ayumi saat menciumku maupun saat mencumbuku, terus seperti itu. Berulang setiap kali dia mabuk dan tidur denganku.”
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 560 Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

“Cerewet apanya, aku cuma—eh… tunggu… dia senyum, Sekar. Lihat! Dia senyum! Aku yakin dia nyapa aku barusan!” Sekar menatap dengan geli. “Nyapa apa, itu refleks, Yah…” “Tetap aja. Senyum pertamanya buat aku,” Arya menatap Jinara sambil menunduk, penuh bangga seperti baru memenangkan piala dunia. Dan mungkin karena terlalu bersemangat, Arya tiba-tiba mulai bersenandung pelan — lagu pengantar pagi yang entah darimana datangnya, nadanya melenceng, liriknya spontan dan absurd.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!

Jeli sekali mata nenek ini, memang nyatanya begitu. Mata Simon yang gelap redup dan tidak jelas, dia tiba-tiba bertanya balik, "Menurut Nenek Kina, apa kami cocok?" Nyonya Kina benar-benar melihat wajah mereka berdua dengan serius. Sebelum sempat berbicara. "Nenek Kina... " Karin datang dengan anggun dan memberikan hadiah. Suaranya lembut dan manis, "Aku Karin, mau ucapin selamat ulang tahun buat Nenek Kina, semoga rezeki Anda melimpah dan panjang umur."
9.31.0M viewsOngoingAdded to Library 40.4K Times as cerpen senyum karyamin
Show Reviews (85)
Read
+Library
Thitipoom
njirrr awal ngira ne novel bnr" bagus, g bertele" ternyata lbh membosankan dan belibet dr novel pak edward istrimu ingin cere, FL nya geblek mendarah daging, apa author nya mau bikin ribuan bab??? baliik lg cuaan oh cuaaaan, baca bab 650 ke atas dah bnr" jengkel ma nayla dan membosankan...
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
Setelah Diusir Ibu Mertua

Setelah Diusir Ibu Mertua

Kedua sudut bibirnya membentuk lengkungan senyum, melihat pantulan diri di depan cermin besar. Gamis bernuansa biru muda itu terlihat pas di badan. Demikian pula sang ibu mertua, ikut mematut diri seperti menantunya. "Dah siap kondangan ini, Bu," ucap Karin dengan senyum menghiasi bibirnya. "Iya, bagus ya, hasil jahitannya," timpal Bu Elis. Karin menganggukkan kepalanya.
1026.8K viewsCompletedAdded to Library 535 Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

“HATI INI TELAH IA BAWA PERGI BERSAMA KESEMUA Senyum cemara dalam rumpun cerita yang melihatku begitu sendu. Ku lihat bibirnya begitu manis. Bagai perasan anggur yang tertuang dalam cawan emas.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as cerpen senyum karyamin
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status