Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Herdian sedikit berbisik. “Jadi, itu rencana ibu untuk si gadis manja sialan.” Yana menyeringai, terlihat jelas niat buruknya. Keesokan harinya, di tempat lain Mentari memperlihatkan keanggunannya, sinarnya menembus 7 lapis langit mencapai bumi. Udara menerima energi untuk memecah dingin yang nyaris membeku. Pagi itu, suasana di sekitar tempat tinggal Kemala terasa hangat. Jiwanya berangsur pulih setelah mendapatkan luka yang berkali-kali menyayat hatinya.
1032.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 916 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menunjuk halaman itu. “Namun untuk tetap punya tempat di mana kamu bisa kembali, bahkan saat kamu tidak tahu.” Kursor berkedip. Sekali. Pelan. Tidak mendesak. Tidak meminta. Hanya hadir. Musim yang Mengizinkan Diam Di langit Omni-Nuranipura, matahari kecil tidak lagi naik dengan cepat. Ia berhenti di satu titik. Cahaya menyebar,
755 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 24 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Istri Kecil CEO Tampan

Istri Kecil CEO Tampan

ujar Mentari. Setelah diusir paksa keluar dari kamarnya oleh Topan, Mentari bergegas pergi. Bertemu Mutiara di depan, wanita itu ternyata belum pergi ia menunggu Mentari keluar. Ia tahu kalau Topan akan menolak Mentari. Karena Topan lelaki yang punya standar tinggi untuk wanita pilihannya, sementara Mentari hanya gadis miskin yang berpenampilan biasa dan yang membuat Topan semakin marah wanita itu masih seorang pelajar SMA. Ia merasa harga dirinya jatuh saat teman-temannya sampai tahu kalau ia menikahi gadis SMA. “Tante? Bukannya tadi pergi?”
3.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 95 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Kaisar Naga Beladiri S3 : Perjalanan Dewa Tian

Kaisar Naga Beladiri S3 : Perjalanan Dewa Tian

Matahari yang berubah menjadi ungu akibat api yang jauh lebih kuat, dalam wujud Phoenix itu juga Tian Sen dapat merasakan inderanya meningkat. “Teknik matahari, penghakiman para iblis!” Mata ungu Phoenix Tian Sen yang menatap ke arah Phoenix hitam, menciptakan getaran di sekitar Phoenix hitam. Dan itu membuat mereka perlahan ditarik ke dalam matahari Tian Sen yang memancarkan aura panas luar biasa. Bahkan Phoenix hitam itu tidak dekat pun, mereka dapat merasakan kalau tubuh mereka terhisap masuk ke dalam matahari. Dan mereka dapat merasakan sakit karena aura hitam dalam tubuh dihancurkan oleh matahari tersebut.
9.6273.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 8.5K Vezes como matahari minor tere liye
Show Reviews (45)
Ler
+Biblioteca
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Riko dan Jejen memegang tanganku dengan kuat, tak memberi ruang untuk melawan. "Matamu bagus sekali. Satu biru, satu hijau. Seperti mata kucing. Atau jangan-jangan kamu keturunan alien?" Bobi melontarkan ledekan, tawanya menggelora di udara. Tiba-tiba, ia menengadahkanku, jari-jarinya menahan kelopak mataku agar tak bisa terpejam. "Mari kita lihat apa yang terjadi kalau mata seperti ini diberi sinar matahari!" serunya, dan aku terpaksa menatap matahari yang begitu menyilaukan. Air mata mulai mengalir dari sudut mataku, kepalaku terasa berputar, dan rasa pedih menjalar. Aku memberontak, tetapi Riko dan Jejen menahan tubuhku, tawa mereka menggelegar di sekelilingku.
1.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 40 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

gerutu Manda akibat panas menyengat di musim panas ini. Meski sebenarnya bukan hanya Manda yang mengeluhkan panasnya matahari siang ini, tapi entah kenapa sepertinya hanya Manda yang terlihat sangat menderita. Ia bahkan sudah menghabiskan lima gelas air dingin untuk menghilangkan rasa panas yang mendera tapi tetap saja ia bagaikan ikan yang menggelepar. Hingga tiba-tiba seseorang menempelkan sekantong es batu tepat di kepalanya. “Dasar beruang kutub! Tidak bisakah berhenti mengeluh barang sedetik saja!”
875 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 23 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Saatnya mengeksekusi rencana-rencana selanjutnya. Jam di dinding menunjukkan pukul 7 malam. Marwa merasa jenuh di dalam kamar. Ia naik ke lantai atas hotel menuju kolam renang rooftop yang kebetulan suasananya sedang sepi. Mungkin karena sudah malam dan kebetulan hari ini bukan weekend. Ia merebahkan tubuhnya di sun lounger yang berada di pinggir kolam renang, dan menatap langit yang penuh bintang.
5.712.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 469 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Senja di Matamu

Senja di Matamu

"Chaz, kau baik-baik saja?" Saat ini Tania berkata dengan dingin, "Aku jalang? Kau memanggilku ke Malam Menawan dan kasih aku ke Uri, dan kau memanggilku jalang?!" Tatapan Nina berkilat. "Kenapa kau nampar Chaz? Dia itu tak pernah ditampar!" Pintu lift terbuka. Beberapa orang berdiri di pintu masuk, mata mereka berbinar-binar dengan gosip saat melihat orang-orang di dalam lift yang terciprat cat merah.
23.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 645 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Hah! Ge Er! Siapa yang mengikutimu?” protes Lili. “Oh ya? Baiklah. Anggap saja iya,” ucap Wandi menggoda Lili. Lili lalu tidak memperdulikan Wandi. Perhatiannya tertarik oleh matahari pagi yang baru terbit itu. Ia mendongakkan wajahnya dan memejamkan matanya. Ia berdiri tepat di tempat cahaya matahari yang hangat itu menyorot wajahnya.
108.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 202 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
MY CEO [Hate And Love]

MY CEO [Hate And Love]

“Eum… ketika kulitku merasakan panasnya sinar matahari, aku pikir matahari ini adalah sebuah bola api yang sangat besar!” “Mau aku ceritakan tentang matahari?” imbuh Li jancent seraya duduk di sisi Niu Nuan. Melihat istri keduanya itu mengangguk dia pun mulai bercerita, “Matahari itu adalah bola pijar di tata surya kita!” “Jika dilihat dari dekat, terlihat seperti banyak lidah lidah api sedang menjulur!” imbuh Li jancent lagi.
9.712.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 487 Vezes como matahari minor tere liye
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
34567
...
10
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status