Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

ucapku membuat Maura tambah berapi-api. "Mbak Ayu, inget ya! Sebentar lagi yang kacau bukan hidupku tapi hidupmu!" Suara Maura naik satu oktaf membuatku langsung saja mengulum senyum. Tanpa berniat menjawab pernyataan yang membuatku justru ingin tertawa. "Pelankan suaramu Maura! Kamu nggak tahu kalau Mama di dalam? Ha? Kamu mau semuanya tambah kacau?" Kini giliran Mas Ilham yang berpendapat. Namun dengan suara lirih.
18.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Muda Mas Gani

Menjadi Istri Muda Mas Gani

tanya Gani dengan tegas dan wajahnya berubah merah. Dia tidak suka bertele-tele dan terlalu banyak membahas hal yang menurutnya tidak perlu dibahas lagi. Gani bukan tipe pria yang suka bicara menye-menye dan membawa perasaan. Jika sudah sekali dia katakan tidak, maka tetap akan tidak apapun yang akan terjadi nantinya lagi. “Iya. Aku kan udah bilang kalau aku lapar dan mau makan,” jawab Maura merengut dan beringsut dari tempat tidurnya.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Virginity For Sale

Virginity For Sale

ucap Maura lagi. "Hm. Untuk makan, minum, berbicara dan bernapas. Itu kegunaan yang sangat dasar sekali, Moora. Kamu lupa menyebutkan kegunaan bibir dari sisi yang menyenangkan." Dan akhirnya Maura pun tahu sekali ini akan bermuara di mana, jadi dia langsung menyebutkan apa yang ada di dalam pikirannya. "Untuk berciuman."
10242.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Menggapai Cinta Sang CEO

Menggapai Cinta Sang CEO

Maura tidak ingin berdebat dengan Matt. “Apa yang kamu pikirkan?” “Tidak ada.” “Jangan bohong.” “Tidak. Aku tidak bohong.” “Ayolah. Kamu tidak bisa membohongiku.” Matt berkata sambil melipat tangannya di dada. “Aku akan cerita, tapi jangan menertawakanku.” Maura membuat peraturan yang membuat sepasang alis Matt bertaut. “Peraturan konyol apa itu!” Cibir Matt. Maura manyun.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Aku Dan Pengkhianatan Suamiku

Aku Dan Pengkhianatan Suamiku

"Na, Mas ke sini mau bilang ...." Bersambung ...
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Yang aku berikan, tulus dari hatiku ini yang paling dalam. Semoga kau mengerti. Semoga kau mengerti. Mau bilang cinta tapi takut salah. Bilang tidak ya? Bilang tidak ya? Mau bilang sayang tapi bukan pacar. Tembak tidak ya? Tembak tidak ya? Tembak tidak ya? Tembak tidak ya? Mau bilang cinta tapi takut salah. Bilang tidak ya? Bilang tidak ya? Mau bilang sayang tapi bukan pacar.
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 708 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mau bicara apa, Mas?” ***
9.350.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai mau bilang
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan

Maaf, Sudah Berlalu

balasku. "Nggak merepotkan. Aku malah mengharapkannya," ujar Steven. "Hm? Kamu bilang apa?" Aku sedang dalam keadaan bingung dan gelisah, tidak mendengar jelas kata-katanya. "Bukan apa-apa. Aku bilang aku suka membantu," ulang Steven. Aku pun mengangguk. "Benar, aku sudah melihatnya sejak SMP. Kamu memang orang yang baik," ujarku.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
100 Hari Bilang Sayang

100 Hari Bilang Sayang

Sudah berapa nada tinggi yang bisa Aku capai akibat ulahnya itu. “Bapak! dapat SIM pake cara nembak yah? Cara menyetir Bapak nih membahayakan!” umpatku yang kesal kepada Prabu. SIM adalah singkatan dari Surat Ijin Mengemudi. Prabu hanya mengendus licik, “Lo, kok salahin saya. Ya terserah saya dong, ini mobil saya yang punya. Kamu kan numpang di sini … lagian saya gak salah juga, kamu bilang jalan tanpa memberitahukan kecepatan rata-ratanya berapa.” timpal Prabu dengan datarnya.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai mau bilang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status