Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Seolah itu hal yang biasa. Padahal, Maorielle bahkan merasa canggung setiap kali harus memanggilnya. Arvan yang memperhatikan ekspresi Maorielle akhirnya berkata santai, “Tenang saja, Mao. Itu urusan mereka.” Maorielle buru-buru mengangguk. “Aku juga tidak memikirkan apa-apa.” Erina menatapnya beberapa detik. Lalu tersenyum kecil. “Tentu saja.”
827 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as mau bilang
Read
+Library
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

"Maaf," "Tuh kan maaf lagi, please stop say sorry, kamu gak ada salah apa-apa, sayang," ucap Rey sambil mengusap air mata Maura. "Aku akan berusaha Rey, maafin aku. Ini kebiasaan di rumah karena Bunda selalu bilang apapun yang terjadi aku yang salah jadi setiap apa-apa harus minta maaf," terang Maura. Deg!
104.6K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as mau bilang
Read
+Library
Menjelang Pernikahan

Menjelang Pernikahan

Meski nadanya terdengar biasa, tetapi maknanya sangat mengena. “Sori. Aku cuma nanya.” Melia berucap lirih. “Langsung saja katakan apa yang mau kamu bicarakan. Gak usah pake basa-basi. Gak usah melebar ke mana-mana. Langsung ke intinya saja.”
1018.6K viewsCompletedAdded to Library 669 Times as mau bilang
Read
+Library
Tentang Mao

Tentang Mao

O M G. Sinyal pertolongan serta kehampaan tersampaikan dan diterima Mao saat ia sudah mensejajarkan tingginya. Entah kenapa, kali ini ia sedikit gugup dan grogi. Apa ada Zaki yang mengawasi atau ada hal lain? "Bbu.. ka" "Hah? " "Ya tuan. Ada apa?" "B..b..ba..ju" "HAH? " Mao dan Zaki melempar kata yang sama. Terkejut bukan main saat kalimat patahan itu selesai diucapkan. "Maaf. Tuan mau buka baju? " Lerai Zaki untuk mencari kebenaran.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as mau bilang
Read
+Library
Mauku Jadi Satu-satunya!

Mauku Jadi Satu-satunya!

“Apa kau bilang?” Mosha mengangkat dagu tinggi-tinggi. Wajahnya begitu ayu paripurna dan terlihat elegan di bawah sorot lampu utama. “Apa pun akan aku lakukan demi bisa membuat Adam memiliki keturunan,” katanya santai.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as mau bilang
Read
+Library
Hasrat Terlarang Abang Ipar

Hasrat Terlarang Abang Ipar

“Kau di mana?” “Kau tidak punya sopan santun sama sekali? Mengapa kau memanggilku hanya dengan menyebut kata ‘kau’?” Mahen menekan nada bicaranya di bagian akhir. “Harusnya kau memanggilku dengan kata ‘mas’ bukan?” Ia kembali menekan kalimatnya. Maudy menghela napas dengan kasar. Merasa muak dengan sikap Mahen yang tidak menyenangkan.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as mau bilang
Read
+Library
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯🍯 Mau bilang apa ke Ai? Mau bilang apa ke Declan? Mau bilang apa ke Galen? See you💋💋💋💋💋
1042.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as mau bilang
Read
+Library
Bukan Mauku jadi Madu

Bukan Mauku jadi Madu

Entah apa arti mimpi itu, yang pasti perasaanku jadi buruk hari ini. "Oh begitu, mereka terlihat serasi ya, tampan dan cantik. Kamu segeralah punya pasangan lagi, biar bisa double date sama temanmu itu," ucap Ibu sambil menyenggol bahuku. "Elah Ibu, tau dari mana kata double date gitu? Gaya amat." Bu, seandainya kau tahu kalau aku disuruh jadi orang ketiga diantara mereka, bagaimana perasaan Ibu nantinya?
1.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mau bilang
Read
+Library
MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

MAU KAN, JADI MAMA DIRA?

“Kamu kenapa, sih, Bis? Kalo ada masalah bilang aja.” Maya merasa ganjil. Belum lagi perkataan laki-laki itu sama seperti yang diucapkan Angga. Kebetulan? Ya, mungkin. Mereka tidak ingin Maya sakit. Tapi, plis, itu hanya demam. Bukan masalah serius. “Aku baik, May.” Laki-laki itu menjawab dengan suara serak. “Aku cuma lagi kangen suaramu.”
108.1K viewsOngoingAdded to Library 268 Times as mau bilang
Read
+Library
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

ucapku membuat Maura tambah berapi-api. "Mbak Ayu, inget ya! Sebentar lagi yang kacau bukan hidupku tapi hidupmu!" Suara Maura naik satu oktaf membuatku langsung saja mengulum senyum. Tanpa berniat menjawab pernyataan yang membuatku justru ingin tertawa. "Pelankan suaramu Maura! Kamu nggak tahu kalau Mama di dalam? Ha? Kamu mau semuanya tambah kacau?" Kini giliran Mas Ilham yang berpendapat. Namun dengan suara lirih.
18.8K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as mau bilang
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status