Dream first class
“Belakangan ini, kamu lagi banyak pikiran, ya?”
Aku tergugu. Memandangi buku jariku yang memutih dan menggigitnya sedikit demi sedikit. Suara tengkerek bersahut-sahutan disepanjang malam, dan Meli tiba-tiba melantunkan cerita. “Dulu aku juga pernah dilanda stress berat, La,” katanya sendu, membuat mataku terbuka lebar. Yang kumaksud seperti tanpa sengaja disinggung oleh Meli dengan cara yang tidak begitu kentara. Merasakan bagaimana sebuah kesamaan bisa membuat kami saling paham, membuatku yakin dia orang baik.
Bab Populer