Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

Anan butuh satu orang saja yang cukup peduli dengannya dan menjadi pendengar yang baik untuknya tanpa melihat siapa dirinya dan dari mana asalnya. “Sudah bisa, ‘kan, jika orang-orang hanya melihat luarannya saja. Kamu tidk perlu terlalu tersinggung atau merasa ini tidak adil. Di dunia ini, kehidupan tiap-tiap orang berbeda. Jalan yang mereka lalui juga tidak sama meskipun hasil akhirnya harus berada dipuncak.”
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
 SUAMIKU SELINGKUH DISAAT AKU BARU MELAHIRKAN

SUAMIKU SELINGKUH DISAAT AKU BARU MELAHIRKAN

bentaknya sambil melotot ke arahku. Aku tersenyum. "Hearfy, Hearfy. Maunya dihargai , dihormati, tapi sikapmu sendiri tak pernah mau menghargai dan menghormati orang lain. Belajar dulu menghargai orang, baru nanti dengan sendirinya orang pun akan menghargai kamu juga." balasku dengan santai.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Hidup di Dua Hati

Hidup di Dua Hati

"Kamu itu selalu peduli sama tanggapan orang lain. Berhenti mikirin mereka, pikirin kamunya." Hasna terdiam. Ucapan Kenan benar adanya. Selama ini dia selalu memikirkan penilaian orang. Mementingkan kebahagiaan orang lain tanpa mendahulukan dirinya sendiri. Sifat mudah iba dan bersimpati, membuatnya mudah sekali dimanfaatkan.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Terjebak Suami Bohongan

Terjebak Suami Bohongan

“Kau begitu egois dan hanya memikirkan dirimu sendiri sejak dulu ... perbuatanmu itu hanyalah untuk dirimu sendiri, kau tidak pernah memikirkan orang lain, Al! Kalau memikirkan orang lain kita harus tetap berbuat baik walaupun, tidak mendapatkan apa-apa!” Seketika Rasyid ingat ucapan kakeknya yang memberinya nasehat, “Kalau kau ingin tahu kebaikan orang lain, maka hormati dan hargailah dia ... jika dia baik, maka dia akan lebih menghargaimu, tapi kalau tidak baik maka dia akan merasa dirinya benar dan tidak berbuat hal yang sama padamu.” “Baiklah!” kata Rasyid, “aku akan mengambil semua kebunmu dan kau harus pergi dari desa itu, atau aku mengadukan kamu dan Aida ke polisi!”
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Menyesal Usai Talak

Menyesal Usai Talak

"Memangnya aku akan melakukan apa? Aku hanya akan memberikan mereka sedikit pelajaran agar mereka tahu cara menghargai orang lain. Di dunia ini, tidak Hanya mereka yang penting, namun semua orang juga sama pentingnya seperti mereka. Aku sungguh tidak habis pikir mereka masih bisa sombong disaat seperti ini, padahal di luaran sana banyak orang yang membenci mereka dan ingin melakukan hal yang sama seperti aku. Tetapi mereka menahannya karena mereka sadar orang-orang seperti itu tidak pantas untuk dilawan. Sayangnya aku tidak sama seperti mereka, aku tidak akan tinggal diam atau berpuasa diri sebelum mereka mendapatkan berkali-kali lipat dari apa yang sudah aku dapatkan."
10133.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Adik Madu Pilihan Mertuaku

Adik Madu Pilihan Mertuaku

Kini aku ikut bersuara, tak rela rasanya jika hijab yang menjadi identitas umat Islam tersebut dilecehkan oleh orang lain. Tak perlu memaksa orang lain untuk berhijab tapi setidaknya kita bisa saling menghargai keputusan yang diambil orang lain. "Kurang ajar banget sih kamu! Sembarangan ngatain aku seperti manusia purba," Sandra terlihat sangat emosi, aku hanya tersenyum.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Bu Ratmi bertanya kepadaku, kini nada bicaranya berubah tidak seperti biasanya. Memang benar apa yang dikatakan orang-orang, kalau kita ingin di hormati atau disegani serta dihargai orang lain. Kita harus menjadi orang dulu, setelah itu kita tidak perlu lagi meminta orang menghargai kita, tetapi mereka sendiri yang akan menghargai kita. Contohnya seperti Bu Ratmi sekarang, setelah dia mengetahui aku pemilik rumah dan toko kue, kini ia mendadak baik kepadaku. Dia tidak lagi membentak-bentak aku seperti biasanya, bahkan Bu Ratmi bicaranya sekarang lemah lembut kepadaku.
1051.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Perawan 200 Juta

Perawan 200 Juta

Aku kembali melanjutkan. "Kadang, sikap tak peduli juga diperlukan. Kenapa harus selalu memikirkan orang lain, dengan mengorbankan perasaan kita sendiri. Apa semua hal yang terjadi pada kita, belum cukup mengoyak hati dan jiwa. Aku tersiksa, kamu pun sama. Demi apa? Demi orang lain. Sekarang saatnya kita memikirkan diri sendiri, apa kita akan terus berkorban sampai kapan?"
9.8117.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
DI BALIK SENYUM SANG CEO

DI BALIK SENYUM SANG CEO

"Apa yang kau inginkan dariku?" Kazaya terdiam sesaat ketika mendengar pertanyaan itu diajukan oleh Andreas. "Katakan saja, kau tadi sudah mendengar apa yang aku katakan padamu, kan? Aku menghargai pendapat orang lain asalkan itu pendapat yang memiliki alasan yang kuat!" "Gue ingin lu menjadi seseorang yang membukakan jalan untuk gue bahwa pelukis itu juga perlu dihargai."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Elpit
Ooohh jadi ini alasan Bertrand benci sama Bastian. Tapi emang sedih banget jadi Bertrand, terpukul sudah pasti karena sekian lama berjuang, baru aja menemukan jalan keluar eh ternyata sudah tidak ada kesempatan. Meskipun begitu Bertrand sudah menjadi anak yang berbakti, ayahnya pasti bangga
Zill Reta
awal mula Bertrand dan Kazaya ketemu sepertinya ini wkwk selalu suka karya author satu ini karena pasti dilengkapi video visual yang mirip dengan tokoh aslinya, dan menulisnya juga tidak sembrono, disiplin update pula, desain cover nya Elpit juga bagus buat font tulisan sang ceo-nya kanji bagus
Baca Semua Ulasan
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

“Iya, sih. Bener banget.” “Lagian, kayaknya mamer dan mama kita-kita enggak jadul-jadul amat pemikirannya.” “Setuju!” seruku. “Nanti sambil jalan, kamu pasti paham harus gimana dan gimana. Intinya, jangan malu tanya dan tukar pendapat. Sama suami, ipar, lebih-lebih sama mamer. Biar mereka merasa dihargai sebagai wanita yang sudah melahirkan suami kita.”
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 662 kali sebagai menghargai pendapat orang lain
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status