SUJUD TERAKHIR EMAK
“Dia orangnya ramah. Nggak usah gugup.”
Tak lama kemudian, seorang pria berperut buncit datang. Wajahnya penuh senyum, meski garis usia terlihat jelas di kening dan pipinya. Ia mengenakan kemeja putih licin dan jam tangan emas yang harganya mungkin setara dengan motor bekas.
“Om Herman,” sapa Gita manis, lalu memperkenalkan, “ini temanku, Rini.”