Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lucian D'Ambrosio

Lucian D'Ambrosio

"Kau kenal aku?" Lelaki berambut coklat itu tersengih, dia mencapai tangan Martina lalu mencium lembut belakang tangan perempuan muda itu. "Suatu kehormatan untuk aku bertemu mata dengan bunga terindah kerajaan Verenhart. Aku Valerio." Tergamam, perbuatan lelaki itu membuatkan Martina berfikir. "Kau…bangsawan ke?"
10683 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang lover merman
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

suaranya bergetar, nyaris berbisik. Elisabeth hanya mengangguk lemah, matanya tak bisa menyembunyikan rasa sakit yang telah lama ia simpan. ** Dia adalah Paula Douma Rai yang saat ini berusia 27 Tahun, yang merupakan perempuan kabaret dari Le Crazy Horse; seorang penari sexy yang selalu digosipkan sebagai simpanan seorang pria tua kaya. Si pemilik tubuh sexy bak gitar spanyol; Paula memancarkan kecantikannya yang anggun dan ke sexy an yang memukau. Tatapan matanya tajam dan bibir yang penuh dan berkilau menunjukkan sisi sensual, sementara rambut hitamnya yang panjang menambah aura elegan pada dirinya.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang lover merman
Read
+Library
The Merman

The Merman

Ini sangat indah dan Keana senang ketika ia satu-satunya yang melihat keindahan ini. Arthur saat menjadi Merman sangat indah dan menakjubkan, dan ketika menjadi manusia ia tak kalah menakjubkannya. Arthur memiliki wajah yang tampan, tubuh proposional dan Keana yakin dengan segala pesonanya ini Arthur akan menjadi lelaki idaman para wanita. "Arthur, bagaimana kau bisa hidup di lautan?" Keana duduk di atas bangku kecil yang membuatnya setara dengan Arthur yang berada dalam bathub.
9.916.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 649 Beses bilang lover merman
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

“Tapi maaf, aku hanya punya sirup rasa jeruk, bukan susu rasa jeruk.” “Itu saja tak apa.” Sebisa mungkin, Lena ingin tak terlalu mengecewakan Vian dengan penolakannya. Sudah cukup pria itu tadi kecewa dengan alasan yang tak ia tahu. Sebagai calon pasangannya, ia ingin memiliki kesan yang baik di mata pria yang sudah bretahun-tahun menjadi objek kekagumannya itu. “Sedikit lebih lama, tak apa, kan? Apa kau terburu-buru untuk pulang?”
108.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 336 Beses bilang lover merman
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

"Ya, tapi setidaknya kalian bisa pergi makan-makanan enak, sementara aku harus menahan lapar. Kalian melarangku makan sejak tiga hari lalu bahkan selama pemotretan di swiss. Kau hanya mengizinkanku meminum protein shake satu hari sekali dan melarangku minum air mineral enam jam sebelum pemotretan. Padahal aku hanya ingin makan satu gigitan Rosti! So i called it, ruthless.” “I guess i am. Tapi aku hanya tidak ingin kau terlihat jelek di kamera. Siapa yang menangis dan merengek saat terlihat tidak bagus di kamera? Me?" “Kalian pasti berpikir bahwa aku bukan manusia.” Lily terbangun dari posisinya dan menatap teman baiknya yang masih memejamkan matanya erat. “Lalu selama ini kau apa jika bukan
636 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang lover merman
Read
+Library
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Tangannya menggantung di udara hingga beberapa menit berlalu. Delina menghapus genangan air mata yang tanpa sadar terjatuh. "Tidak Delina. Jangan menangis. Ini hanya rasa perikemanusiaan. Bukan karena cinta yang masih terjaga," ucap Delina sambil memutar knop pintu. Kenangan masa lalu berseliweran di ingatan. Rasa sakit berbalut air mata yang dia tahan membuat dadanya semakin nyeri. Namun juga ada rindu yang mati-matian dia coba untuk menguburnya dalam-dalam.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 147 Beses bilang lover merman
Read
+Library
LOVELY MAN

LOVELY MAN

"Tapi Om nggak bohong kan? Jam delapan aku udah harus balik, soalnya aku takut kalau Om Bhara nanti pulang cepat, biasa emang dia pulang larut, tapi mana tau hari ini beda." "Iya ... makanya, ini udah jam tujuh, loh. Waktu kita cuma satu jam, Manis. Ayo cepat!" Kali ini, agak memaksa, Alex menarik tangan Luna agak kasar. Sepatu yang dikenakan Luna sampai sedikit terseret, tapi akhirnya dia pasrah juga ikut masuk ke dalam lorong gelap itu. Mata Luna seketika terbelalak, tempat itu tak seperti yang dia bayangkan. Di dalam lorong itu, alih-alih seperti lokasi syuting, tempat itu mirip seperti kawasan rumah bordil. Ada banyak properti dan bilik-bilik untuk pengambilan gambar, lengkap dengan kame
109.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 241 Beses bilang lover merman
Read
+Library
LOVE TARGET

LOVE TARGET

kata Adrian Lewis sambil kembali memamerkan tersenyum mautnya. Morin mengerjap terkejut, lalu matanya melebar. Dia pikir pria ini mau membuat perhitungan dengannya, tapi ternyata malah melamarnya. “Kau tahu, wajahmu sangat menggemaskan saat ekspresimu seperti itu. Membuatku ingin menciummu” lanjut Adrian Lewis dengan suara menggoda.
1014.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 480 Beses bilang lover merman
Read
+Library
AMORIST

AMORIST

Liam menggerutu kesal karena menawarkan diri ikut bersama dengan Revan. Awalnya ia pikir akan berolahraga di tempat biasa, tetapi ternyata dugaannya salah besar. Entah terkena apa kepala sahabatnya itu, sampai memutuskan untuk berolahraga di taman kota. Dan ya, ini mungkin menjadi pengalaman pertama kali baginya. Ia mengambil dua botol air mineral dari lemari pendingin dan memberikannya kepada kasir. “Semuanya satu dolar,” ujar kasir pelan.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang lover merman
Read
+Library
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

"Ya, Tuanku." Saat Merqueen hendak berbicara, seorang Merman menerjang keluar dari pasukan Merpeople dan datang ke depan Merqueen. Itu adalah Merman bertubuh manusia, berekor gurita. Dia memegang tombak dan menatap dingin ke arah Krisna saat melindungi Merqueen di belakangnya. “Penghuni Bumi Jahat! Apa yang telah kau lakukan pada Yang Mulia Ratu?”
1066.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang lover merman
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status