Bidan Mima
Ah, andai ada obat untuk penanggulangan rasa kaget berlebih!
Dadaku berdebar kencang. Lututku lemas.
"Yuk Har, makan," ajak papa Eki.
"Kenalin, ini om Bahar. Om nya Eki."
"Halo, saya Mima."
"Halo Mima, salam kenal ya." Ia menarik kursi di sebelah Eki.
"Uhm anu, bukannya Eki orang Jawa ya, Tante? Kok om nya orang Padang?" tanyaku bingung berselimut penasaran.