QUALM
lanjutnya terhenti, diliriknya Shira yang terdiam sambil terus menatapnya.
Senyum itu kembali terbit, hal yang membuat Farrel begitu membencinya, dalam keadaan seperti ini kenapa istrinya masih bisa mengangkat bibir? "Kelumpuhanku memang tidak permanen, aku rajin terapi, tapi mungkin memang belum waktunya aku berjalan lagi, semua butuh kesabaran dan selama dua tahun ini kamu sudah bisa bertahan, kamu hebat, aku tidak menahan jika kesabaranmu kali ini habis."
Hot Chapters