Adik Angkat
Kami pun melaksanakan kewajiban yang tiga rakaat dengan khusu, Bimo lah yang memimpin sesuai keinginan dia.
Selepas sholat aku dan Bimo saling berbagi ilmu, yang aku tau aku sampaikan pada dia, dan begitu sebaliknya, namun, Bimo banyak tidak taunya.
"Mbak, gini kali ya, jika nanti Mbak jadi makmum ku,"
"Maksud kamu?"
"Hah, gak tau ah. Mbak tis gak peka."
Astaghfirullah, aku tau yang dia maksud, ya. Allah, mohon perlindungan mu! Aku gak mau di masa depan di persunting oleh anak di bawah umur, terlebih dia adalah adik ku.