DILEMA DUA HATI
Sejak Ali mengaku bahwa ia Adhilzan dari seminggu lalu, beberapa kali ia memimpikan tentang adik laki-lakinya yang bernama Nursultan Berik, yang jarak usianya memang sangat jauh.
Gu masih ingat jelas wajah adiknya, jika ia memarisi mata biru dari ibunya, maka Sultan mewarisi mata hitam kelam dari ayahnya. Gu keriting seperti ayah, dan adiknya berambut lurus seperti sang ibu. Dulu mereka keluarga yang begitu damai dan tenteram. Hingga tragedi itu memisahkan semuanya. Kedua orang tua yang telah tiada, Gu mengalami penderitaan berkepanjangan sedangkan Sultan belum jelas. Jika sudah mati, pasti tak akan mendatangi Gu berkali-kali dalam mimpi. Persis sama seperti yang dialami Sarah saat didatangi
Bab Populer