Tiga Ranjang Suamiku
“Maya, ayolah. Kau itu sangat cantik. Jangan menjadi wanita pasif. Jadilah wanita liar. Dominasi suamimu. Buat dia merindukanmu. Lalu, tangkap dia seperti nyamuk. Sekali hap, mati.”
Aku menggelengkan kepala. Entah apa yang dia omongkan. Tapi, setelah aku berpikir, dia memang benar. Suamiku sudah melakukan dengan dua wanita lain, dan entah gaya apa yang sudah dia lakukan. Mungkin aku harus mencobanya. Mungkin selama ini aku monoton dan tidak pernah sesuai harapannya. Terlalu egois dan lupa dengan keperluan suamiku, yaitu hasrat yang terkadang wajib liar.
“Aku akan memikirkannya,” balasku singkat lalu masuk ke dalam mobil.
Sikat na Kabanata