Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Petaka Di Lorong Kampus

Petaka Di Lorong Kampus

Udara dingin ditambah suasana kampus yang sepi dan juga kehadiran sosok Seno di hadapanya, entah mengapa membuat Renata memikirkan ucapan Yoke tadi saat mereka menikmati minuman hangat di kantin. “Re, kalo sepi gini ko keliatanya serem ya kampus kita, apalagi di bagian belakang sini,” ucap Yoke sambil menyeruput susu panas pesananya. Mereka berdua sengaja hanya memesan minuman karena memang sudah sarapan di rumah masing-masing sebelum berangkat ke kampus. “Huss... jangan ngomong gitu Ke, ga bae, nanti ada hantu ganteng yang iseng nyamperin kita gimana?”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

Peter. "Tuan Boa Moza, kami bersimpati atas apa yang terjadi pada putra anda. Maafkan kami, tindak intimidasi itu terjadi di Universitas dan rumah sakit St Peter," rektor Universitas membungkuk sebagai ucapan penyesalan. "Kami akan menindak tegas mahasiswa itu." "Mari Tuan Boa Moza, kita ke kantor keamanan rumah sakit," dengan sopan kepala rumah sakit membawa Boa Moza menuju kantor keamanan rumah sakit.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
Cinta Untuk Si Ayam Kampus

Cinta Untuk Si Ayam Kampus

‘Akhirnya, ada yang ambil coklat Beng-Beng gue.’ Gumam Flo. Inilah dunia Flo yang sesungguhnya. Dunianya yang sesungguhnya baru akan dimulai ketika Sang Bagaskara mulai masuk, beristirahat di ufuk barat, serta langit mulai berubah warna dari jingga ke hitam gelap. Flo sudah siap untuk melancarkan aksinya demi memenuhi dunianya. Seperti biasa, ketika jam kuliah sudah selesai, Flo langsung membeli coklat Beng-Beng di kantin, dan mulai menempelkan sebuah kertas berisi tulisan “Just call me”, dengan tak lupa mencantumkan nomor ponselnya di kertas putih tersebut. Lalu, ia akan menaruhnya di saku belakang celana jeansnya. Dan, jika ada laki-laki yang mengambil coklat Beng-Bengnya, sudah dipastika
102.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Kamu masih suka sama Nunu? Arul muncul di sampingku. Cepat aku memindahkan layar ke aplikasi dengan huruf F berwarna biru. Aku tidak mau kalau Arul kembali mempermasalahkan ini. Apalagi dia sangat membenci Nunu sejak kamu masih pacaran.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 231 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
CINTA BERGANTI

CINTA BERGANTI

Aku memang sedikit lebih dikenal oleh Mbak Nur karena keseringanku menumpuk sate dalam perut setiap pulang kuliah. Sekarang aku telah berada tepat di depan Rizky. Mataku tak lagi berkeliling mencarinya, karena dia tetap ada disini. Di depanku. Pemandangan seperti ini sudah ku nikmati hampir setiap hari, dan hari ini masih sama. ***
2.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

Di dalamnya, terdapat meja kayu besar yang dipenuhi dengan kertas dan buku yang tampak jauh lebih tua daripada yang ada di luar. “Batu biru yang kalian bicarakan disebut ‘Seraphis’,” kata pria itu akhirnya, sambil membuka sebuah buku dengan halaman yang hampir hancur. Lia, Dean, dan Raka saling bertukar pandang sebelum mendekat ke meja.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
CINTA  DATANG TAK TERDUGA

CINTA DATANG TAK TERDUGA

Pokoknya pekerjaan apa saja yang bisa dikerjakan sambil sekolah karena Alex juga baru kelas dua SMU. Alex baru membuka barisa postingan dari anggota grup di market place tapi langsung nyengir begitu melihat rata-rata postingan menyertakan usia minimal dan maksimal. Sampai kemudian Alex melihat judul postingan 'DICARI PENGASUH KUCING'. Baru kali ini Alex mendengar ada orang mencari pengasuh kucing. Alex segera membaca postingan singkat tersebut sampai habis.
9.631.3K viewsOngoingAdded to Library 846 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
CINTAKU EKSKLUSIF

CINTAKU EKSKLUSIF

"Apa! Apa! Gue masih belum selesai. Pertandingan ini baru selesai kalau gue bilang selesai!" "Gue bilang sudah cukup!" Nomor satu mendorong badan Langga ke belakang. Tapi Langga mendorongnya balik dengan keras, sehingga nomor satu tersandung badan gue dan jatuh ke belakang, menyibak roknya. "Haaa, celana dalamnya kelihatan. Kalian semua melihatnya kan! Pink, warnanya pink! Hahahaha..." Sebagian murid-murid lain turut tertawa.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
SI CULUN DAN PANGERAN KAMPUS

SI CULUN DAN PANGERAN KAMPUS

Suasana menjadi sepi tak ada yang berani bicara. Mentari melihat ke arah orang itu yang sedang berjalan dengan angkuhnya. Dia BENJI lebih tepatnya BENJI LAKSONO, orang yang paling di takuti di kampus ini. Ah ralat mungkin bukan di kampus ini saja tapi di mana pun dia berada. Mata tajam yang selalu mengintimidasi orang-orang yang melihatnya. Belum lagi tato yang memenuhi tubuhnya bahkan sampai ke lehernya.
9.7155.1K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH 15 PoV JONAS Tangan Biru masih terulur, hendak meraih dan membantuku berdiri. Seperti dulu saat kami masih remaja, dia selalu ada untuk menjagaku. Setiap kali aku bertengkar, dia maju paling depan untuk membela. Atau saat aku babak belur karena berkelahi, Biru bersiap menjadi tameng. Dia rela berbohong pada Papa agar aku tak semakin dihajar. Tapi di lain waktu, dia sendiri yang menghajarku kalau aku sudah kelewat batas. Semua orang tahu bahwa kami adalah partner in crime. Tapi, memasuki dunia kampus, Biru mulai berubah. Dia mulai sering ikut kajian, sesuatu yang amat ku hindari dari dulu. Menurutku, semua yang hadir itu munafik. Bicara tentang kebaikan nyatanya merek
1045.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as cintaku di kampus biru
Read
+Library
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Pernah merasa jantung berdegup kencang saat membaca cerita akademik yang diselipi percikan romance? 'Cintaku di Kampus Biru' bercerita tentang Rani, mahasiswa baru yang terseret dalam pusaran dinamika kampus sambil berusaha memahami perasaannya terhadap Arga, senior misterius di balik layar acara kampus. Awalnya kubaca novel ini karena sampulnya yang estetik, tapi ternyata dalamnya lebih dalam dari ekspektasi—konflik internal tentang passion vs tuntutan orang tua, persahabatan yang diuji cemburu, plus deskripsi suasana kampus yang bikin nostalgia masa kuliah.

Yang bikin gregetan justru bagaimana penulis menggambarkan ketegangan antara Rani dan Arga tanpa dialog melow-melowan. Gestur kecil seperti saling menyelipkan catatan di perpustakaan atau debat sengit di rapan organisasi justru menjadi simbol chemistry mereka. Endingnya pun nggak cliché; ada twist tentang masa lalu Arga yang mengubah perspektif Rani tentang arti 'kesuksesan'. Cocok buat yang suka coming-of-age story dengan latar edukasi.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status